Tentang JIPPNas

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mendukung pembangunan dan pengembangan inovasi pelayanan publik di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang didorong melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 30 tahun 2014 mengenai Pedoman Inovasi Pelayanan Publik sebagaimana tercantum dalam Pasal 2 Ayat (1) yang berbunyi Pembangunan dan pengembangan inovasi pelayanan publik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dilakukan secara kompetitif, pertukaran pengalaman dan berkelanjutan dan didalam Pasal 2 Ayat (2) yang berbunyi Fasillitasi pembangunan dan pengembangan inovasi pelayanan publik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dilakukan melalui kompetisi inovasi, sistem informasi inovasi, pemanfaatan dan pengambangan jaringan informasi, peningkatan kapasitas, dan pemantauan yang berkelanjutan.

Kementerian PANRB dalam hal ini membangun Jaringan Inovasi Pelayanan Publik yang merupakan simpul kerjasama antar lembaga yang mempunyai minat dalam pengembangan inovasi pelayanan publik. Jaringan Inovasi Pelayanan Publik berisi inovasi yang dimiliki oleh Kementerian/ Lembaga dan Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan Lembaga Mitra Pembangunan. Ruang lingkup Jaringan Inovasi Pelayanan Publik meliputi informasi, perencanaan, anggaran, operasional, keberlanjutan, replikasi dan pengembangan kapasitas dan partisipasi masyarakat. Jaringan kerjasama dapat membentuk simpul (hub) dan kolaborasi, baik regional, nasional dan internasional.

Jaringan Inovasi Pelayanan Publik Nasional (JIPPNas) dibangun untuk memberikan informasi mengenai inovasi yang ada di Indonesia dengan harapan dapat menjadi sarana transfer pengetahuan inovasi pelayanan publik bagi instansi pemerintah untuk mereplikasi inovasi yang ada maupun menginspirasi Instansi Pemerintah untuk menciptakan suatu inovasi atau ide-ide baru.  Replikasi Inovasi Pelayanan Publik adalah proses keputusan untuk melakukan transfer pengetahuan dalam implementasi gagasan atau ide baru dari praktik baik inovasi pelayanan publik, baik sebagian maupun secara keseluruhan. Transfer pengetahuan inovasi pelayanan publik merupakan upaya dan proses penyampaian pengetahuan mengenai upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, baik berupa strategi, metoda dan/atau substansi pelayanan publik, melalui berbagai kegiatan seperti simposium, workshop, diskusi, pelatihan, visit learning, coaching clinic dan forum pembelajaran lainnya.