GASAN JAMU KUAD-19(Griya Sehat, Ayo miNum JAMU dan aKUpresur cegAh coviD-19)
Berjalan dengan pengembangan
kesehatan
Hj.Nurul Hikmah,S.K.M,C.Herb
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
Digitalisasi
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
Berdasarkan riset pemanfaatan kesehatan tradisional pada tahun 2010, 59,12% orang Indonesia mengonsumsi herbal untuk tujuan menyehatkan badan. Selanjutnya pada tahun 2018 44,30 % masyarakat menggunakan cara tradisional untuk kesehatannya. Jadi, bisa ditarik kesimpulan terjadi penurunan penggunaan cara tradisional untuk kesehatan.
Salah satu upaya kesehatan promotif dan preventif yang dijalankan di Puskesmas adalah pengobatan cara tadisional pemanfaatan tanaman obat keluarga (toga) dan akupresur. Hal tersebut selaras dengan amanat Peraturan Pemerintah nomor 103 tahun 2014 pada pasal 70 dimana masyarakat diarahkan agar dapat melakukan perawatan kesehatan secara mandiri (asuhan mandiri) yang dilaksanakan melalui pemanfaatan taman obat keluarga dan keterampilan (akupresur).
Asuhan mandiri toga dan akupresur adalah salah satu pemanfatan kesehatan dengan cara tradisional dalam peningkatan edukasi pembelajaran kepada kader, kelompok atau masyarakat upaya promosi, preventif, kuratif dan rehabilitatif untuk meningkatan kesehatan serta mencegah dan mengatasi gangguan kesehatan. Salah satu tujuan pemanfaatan kesehatan tradisional yaitu mengoptimalkan status kesehatan masyarakat berdasarkan usianya, didukung dengan nutrisi yang optimal dan perubahan gaya hidup dan mengurangi penggunaan obat-obat kimia.
Tahun 2020 Covid-19 sudah memasuki dan menyebari di Kabupaten Tabalong. Salah satu upaya untuk mengatasi kondisi serangan virus tersebut adalah penguatan obat tradisional dan akupressur untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara menggalakkan minum jamu dan penggunaan titik-titik akupresur secara mandiri. Salah satu upaya untuk meningkatkan pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan mengirim dua (2) orang untuk mengikuti pelatihan tentang pemanfaatan toga dan akupressur serta membentuk kelompok asuhan mandiri toga dan akupressur.
Berkat inovasi Gasan Jamu Kuad Covid-19, pemanfaatan jamu meluas di masyarakat serta jumlah kelompok asuhan mandiri toga dan akupressur berkembang menjadi 30 kelompok yang secara mandiri sudah mampu menyebarluaskan kegunaan pengobatan tradisional dan titik akupressur untuk penyakit ringan tertentu. Selain kelompok asuhan mandiri, juga terdapat pelayanan terintegrasi pengobatan tradisional di dua puskesmas yaitu Puskesmas Tanta dan Puskesmas Hikun. Selain itu, juga terdapat Griya Sehat di Dinas Kesehatan sebagai sentra pengajaran pengobatan tradisional. Hal ini tentu saja dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 20 Sep 2024
- KALIMANTAN SELATAN
- Kehidupan Sehat dan Sejahtera
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Kabupaten tabalong
KALIMANTAN SELATAN
Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong