SIRENE MUBA (Sistem Informasi Emergensi Terpadu)
Berjalan dengan pengembangan
digital, aplikasi, web, kesehatan, pelayanan kesehatan, gawat darurat
Jonadi, SKM, M.Kes Cs
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
Peningkatan Investasi
,
Digitalisasi
Penghargaan - Top 5 Replikasi
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
Sejalan dengan Visi RPJMD Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2017-2022 yaitu Menuju Muba Maju Berjaya 2022 dan misi ke 4 yaitu: “Menyediakan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas serta terjangkau bagi semua lapisan masyarakat demi terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas, unggul dan kompetitif”, maka penyediaan layanan kesehatan gawat darurat maupun non darurat yang cepat dan mudah untuk dihubungi di luar fasiltas kesehatan yang sudah ada seperti rumah sakit dan puskesmas akan membantu masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatannya.
“SIRENE MUBA” adalah aplikasi yang mengintegrasikan layanan gawat darurat medis atau non gawat darurat pra rumah sakit secara cepat, tepat, terkoordinir dan akuntabel ke dalam suatu Sistem Informasi berbasis android. Dengan cara memencet tombol gawat darurat pada aplikasi, operator yang bertugas 24 jam akan merespon dan segera mengirimkan bantuan medis yang dibutuhkan. Yang membedakan adalah adanya fitur baru Home Care sampai ke tingkat desa, fitur Covid-19 untuk rujukan pasien atau info tentang jumlah kasus Covid-19, fitur Bus Tayo untuk fasilitasi rujukan pasien rawat jalan ke rumah sakit dan dan fitur Si Jaka Muba sebagai media konsultasi masyarakat melalui Whatsapp tentang program Jaminan Kesehatan di Kabupaten Musi Banyuasin bekerja sama dengan aplikasi BPJS. Semua layanan ini diberikan secara GRATIS karena provider melakukan klaim layanan ke dinas kesehatan. Penyelenggaaran layanan didukung oleh gedung, peralatan, dan perlengkapan kantor yang lengkap, internet, SDM yang terlatih dan terampil, armada ambulans mobil dan motor, serta adanya anggaran operasional. Adanya beberapa regulasi baik pusat maupun daerah akan menjadi modal dan dasar yang kuat untuk penyediaan anggaran operasional agar program dapat terus berlangsung.
Inovasi ini mempunyai potensi untuk diterapkan di daerah lain, karena bertambah majunya suatu daerah kejadian kegawatdaruratan medis pra rumah sakit akan meningkat dan tuntutan masyarakat akan pelayanan tersebut pasti tinggi juga. Oleh karena itu yang dibutuhkan hanya komitmen yang kuat dari pemangku kebijakan daerah dalam hal ini adalah Bupati Musi Banyuasin dan juga Kepala Dinas Kesehatan untuk membentuk layanan gawat darurat baik hanya berupa call center maupun pembuatan aplikasi yang lebih canggih dan lengkap.
Di samping tata kelola layanan yang baik, antusiasme atas inovasi ini juga tinggi dari masyarakat, dibuktikan dengan jumlah panggilan yang tinggi. Selain itu, adanya reward dari pemerintah pusat maupun swasta atas kinerja pelayanan yang baik akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mempertahankan bahkan mengembangkan program yang berdampak luas dalam memberikan kepuasan bagi masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 15 Oct 2024
- SUMATERA SELATAN
- Kehidupan Sehat dan Sejahtera
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
SUMATERA SELATAN
Dinas Kesehatan