TEKA TEKI (Tekan dan Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi)
Berjalan
puskesmas, angka kematian, kurang gizi, kehamilan
ARBAYANTI, S.KEP.NERS, M.Si Cs
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
Penghargaan - TOP 45/2021
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
Inovasi TEKA TEKI merupakan inovasi yang digagas oleh Puskesmas Barong Tongkok dalam rangka menekan dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi yang masih terjadi di Kutai Barat akibat persoalan yang kompleks. Luas wilayah Kecamatan Barong Tongkok adalah 430,58 km² dengan jumlah penduduk sebanyak 31.746 jiwa (data Disdukcapil Kutai Barat Tahun 2020) dan bidan yang bertugas di wilayah ini sejumlah 21 orang. Permasalahan muncul karena masih banyak terjadi kehamilan di usia muda (<20 tahun) sehingga kurang dalam hal pengetahuan dan pengalaman seputar kehamilan dan persalinan. Ada pula ibu yang terlalu tua (>35 tahun) saat hamil. Selain itu juga terdapat ibu yang jarak antara persalinan terakhir dan kehamilan berikutnya terlalu dekat. Akibatnya, ibu menjadi kurang gizi, terjadi komplikasi, keguguran, dan/atau tidak mempersiapkan persalinan dengan baik yang berujung pada kematian bayi yang baru lahir. Permasalahan lainnya adalah masih banyak rumah tangga yang tidak memiliki kendaraan pribadi atau kendaraan yang memadai untuk membawa ibu yang akan bersalin ke faskes tepat pada waktunya.
Berbagai permasalahan tersebut mendorong Puskemas Barong Tongkok berinovasi dengan mengoptimalkan konsultasi antara ibu hamil dan bidan di mana saja dan kapan saja melalui program CHABIDA COMBO (Chat Bidan Anda Dimana Saja) sehingga ibu hamil dapat menjalani kehamilan yang sehat dan merencanakan persalinan dengan lebih baik. Kemudian melalui program JEMBATAN (Jemput dan Antar Ibu Melahirkan) ibu yang akan bersalin terbantu untuk dapat sampai di faskes tepat waktu karena pihak Puskesmas bekerja sama dengan Pemerintah Kampung untuk menyediakan kendaraan antar jemput. Berikutnya dalam TEKA TEKI ada program BIDUK PERAHU (Bidan dan Dukun Pantau Kesehatan Ibu) yaitu kerja sama tenaga medis dengan Dukun Kampung dalam memantau kondisi ibu yang merasa lebih nyaman didampingi Dukun Kampung saat persalinan.
Penerapan inovasi TEKA TEKI sejak tahun 2018 berdampak terhadap penurunan angka kematian bayi di wilayah Kecamatan Barong Tongkok yang pada tahun 2018 terjadi 10 kasus menjadi hanya 3 kasus kematian bayi karena kondisi kesehatan ibu yang terpantau selama kehamilan serta rencana persalinan yang matang. Harapan kami inovasi ini dapat membawa manfaat yang lebih luas lagi melalui replikasi dan pengembangan di Puskesmas lain yang ada di Kabupaten Kutai Barat bahkan puskesmas-puskesmas yang ada di Nusantara yang memiliki persoalan yang serupa. Kami siap bekerjasama dengan pihak manapun demi kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi.
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 16 Oct 2024
- KALIMANTAN TIMUR
- Kehidupan Sehat dan Sejahtera
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat
KALIMANTAN TIMUR
UPTD Puskesmas Barong Tongkok