SKAK MAT OPTIMAL (SKala Kesiapan MenyelenggarakAn Tim Operasi Tepat, Intensif, Aman, dan Lancar)

Berjalan
kesehatan, layanan rumah sakit
Ratna Widayatul Ismah, A.Md.Kep
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik - Digitalisasi
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -

Kurasi Ringkasan

                      DASAR HUKUM
Amanat UU No.36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dan UU No. 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit, Sehingga inovasi SKAK MAT OPTIMAL (SKala Kesiapan MenyelenggarakAn Tim Operasi Tepat, Intensif, Aman, dan Lancar) dirancang dan diterapkan, Serta menjadi bagian dari Inovasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang di sahkan melalui Perbup Banyuwangi No.59 Tahun 2021 tentang Inovasi Daerah Kabupaten Banyuwangi.
PERMASALAHAN MAKRO
Salah satu Indikator penting terkait mutu pelayanan rumah sakit adalah waktu tunggu operasi elektif, Rata-rata Rumah Sakit memiliki waktu tunggu operasi 5-6 hari padahal standard untuk RS BLUD waktu tunggu operasi elektif tidak boleh lebih dari 3 hari
PERMASALAHAN MIKRO
Waktu tungu operasi elektif di RSUD Blambangan tahun 2020 adalah 7 hari dan dari jumlah yang terjadwal terdapat penundaan operasi sebesar 4,9%, disamping itu terdapat pasien yang menunggu lama sebelum proses operasinya berlangsung, yg menyebabkan pasien beresiko hipotermia, mendapatkan ILO dan mengganggu psikologis pasien akibat rasa cemas dalam masa penantian pelaksanaan operasi.
ISU STRATEGIS GLOBAL
Semakin pendek waktu tunggu operasi elektif, menggambarkan semakin tertatanya Manajemen Pelayanan Pasien yang berjalan di suatu rumah sakit, juga dapat menggambarkan fokus RS terhadap keselamatan pasien
ISU STRATEGIS NASIONAL
Berbagai kebijakan dibuat dalam rangka mengurangi waktu tunggu operasi, diantaranya melalui standard akreditasi Rumah Sakit
ISU STRATEGIS LOKAL
RSUD Blambangan sangat memahami pentingnya kecepatan waktu tunggu operasi dan membuat inovasi untuk mencegah terjadinya penundaan operasi yang sudah terjadwal serta mempercepat waktu tunggu oprasi elektif
METODE PEMBAHARUAN
Mempercepat antrian kamar operasi dan mengurangi angka kegagalan operasi karena faktor teknis dengan penerapan skoring ceklist evaluasi kesiapan operasi melalui aplikasi sistem informasi Manajemen Rumah Sakit untuk meningkatkan koordinasi dan kedisiplinan semua pihak yang terlibat dalam proses operasi.
SEBELUM PEMBAHARUAN
 Pasien yang sudah siap di meja kamar operasi harus menunggu prosedur dilaksanakannya operasi dalam waktu yang lama, diantaranya karena BHP belum siap, alat belum steril, instrumen operasi tidak tersedia, operator datang tidak sesuai jadual, kurangnya persiapan alat, dan start mulai operasi ronde pertama tidak konsisten
 Dalam satu tim operasi di Instalasi Bedah Sentral terdapat beberapa interprofesional collaboration antara perawat bedah, penata anestesi, perawat recovery room (RR), dokter operator, dan dokter spesialis anastesi dan farmasi. Ketika salah satu anggota tim kolaborasi ini terlambat hadir, maka seluruh proses tidak dapat dilaksanakan
 Meskipun operasi sudah dipersiapkan oleh seluruh tim sebaik dan semaksimal mungkin namun dapat terjadi hal yang terlewat
SESUDAH PEMBAHARUAN
 Seluruh anggota tim operasi wajib mempersiapkan dan hadir di ruang operasi 15 menit sebelum jadwal operasi dimulai
 Proses kesiapan operasi dibantu Check List SKAK MAT OPTIMAL
 Keterlambatan dan ketidak sesuaian kegiatan dengan prosedur yang tercantum dalam Checklist dijadikan sebagai bahan kajian sehingga, dapat dilakukan prevensi berulangnya insiden serupa
KEUNGGULAN/KEBARUAN
Waktu tunggu operasi elektif lebih singkat karena jadwal operasi perhari dapat dimaksimalkan
Pasien lebih nyaman secara fisik dan psikologis karena tidak memerlukan waktu lama di Kamar Operasi
Tidak ada molor jadwal intubasi
Proses lebih tertata, terencana dan sesuai standard
Kedisiplinan yang dijaga bersama menumbuhkan keguyuban dan kerjasama yang lebih maksimal antar petugas
Resiko hipotermi dan ILO jauh lebih rendah
CARA KERJA INOVASI
Pasien yang membutuhkan operasi elektif masuk lewat IGD atau Poliklinik rawatjalan
Pasien melakukan pemeriksaan praoperatif meliputi pemeriksaan Laboratorium, Rekam Jantung dan Radiologi
Bila Hasil normal, pasien mendapatkan Jadwal Operasi dari Dokter IGD atau Poliklinik Bedah
Bila hasil belum normal, pasien mendapatkan terapi untuk menstabilkan kondisi dan kontrol kembali setelah kondisi stabil dan normal
Pasien memulai opname sehari sebelum proses operasi elektif berlangsung.
Petugas melakukan briefing dengan checklist SKAKMAT OPTIMAL 
Pasien diantarkan ke ruang operasi untuk mendapatkan tindakan operatif
Dilakukan kajian untuk evaluasi hasil Checklist.
                    
        

Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya

  • Publikasi
  • Provinsi
  • SDG's
  • 26 Sep 2024
  • JAWA TIMUR
  • Kehidupan Sehat dan Sejahtera

0

0

  • Dilihat
  • Minat
  • Kesepakatan
  • Replikasi
  • 696
  • 0
  • 0
  • 3

Wilayah Instansi & Inovasi

Pemerintah Kabupaten banyuwangi

JAWA TIMUR

Dinas Kesehatan - RSUD Blambangan

Hak Cipta(C)2022 - 2026 Etalase Pelayanan Publik dari Seluruh Daerah di Indonesia | Privacy Policy