MEMENGAN (MEngatasi Masalah Emosi aNak denGAn bermaiN)

Berjalan
kesehatan
Yuliah Ernawati, AMd.Kep
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik - Digitalisasi ,
RB Tematik - Prioritas Presiden
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -

Kurasi Ringkasan

                      DASAR HUKUM
Amanat UU No.36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dan UU No. 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit. Mewajibkan pelayanan kepada masyarakat dilakukan secara aman dan memberikan kenyamanan bagi pasien sebagaimana tertuang dalam PMK No.21 Tahun 2017 Tentang Standard Keselamatan Pasien. Sehingga inovasi MEMENGAN (MEngatasi Masalah Emosi aNak denGAn bermaiN) dirancang dan diterapkan sebagai improvement kualitas pelayanan pada pasien anak-anak. Serta menjadi bagian dari Inovasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang di sahkan melalui Perbup Banyuwangi No.59 Tahun 2021 tentang Inovasi Daerah Kabupaten Banyuwangi.

PERMASALAHAN MAKRO
Salah satu Indikator mutu pelayanan Rumah Sakit berupa LOS (Length Of Stay) sangat dipengaruhi keberhasilan terapi, keyakinan pasien dan rasa nyaman yang didapatkan pasien dari pengobatannya di Rumah Sakit
PERMASALAHAN MIKRO
Keberhasilan terapi bagi pasien anak-anak sangat didukung oleh mood dan semangat anak-anak dalam menjalani pengobatannya, Lingkungan yang menyenangkan dan ramah anak sangat diperlukan untuk mensupport proses penyembuhan pasien anak-anak

ISU STRATEGIS GLOBAL
SDGs NO.3 berupa kehidupan yang sehat dan sejahtera merupakan hak dasar hidup yang wajib diberikan terutama kepada anak-anak yang sedang sakit agar mereka segera sembuh.
ISU STRATEGIS NASIONAL
Negara menetapkan target terkait kesejahteraan anak dengan fokus pada: 
Penjagaan kesehatan fisik dan psikis anak-anak terutama setelah pandemi COVID-19
Mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk turut aktif membantu tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus bangsa
Mendorong terwujudnya Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030. IDOLA adalah program pemerintah yang membantu anak-anak mendapatkan hak-haknya, meliputi pendidikan, perlindungan, hingga pangan.
ISU STRATEGIS LOKAL
Sakit dan dirawat di rumah sakit merupakan penyebab stress terutama pada anak-anak. Kondisi stress membuat anak-anak lebih emosional dan memproduksi lebih banyak hormon kortisol yang akan meningkatkan proses inflamasi yang dapat memperburuk kondisi penyakitnya.

METODE PEMBAHARUAN
Memberikan fasilitas permainan melalui Augmented Reality yang bersifat edukatif dan menghibur bagi anak-anak yang baru saja masuk ke ruang perawatan, sedang mendapat injeksi atau minum obat dan anak-anak yang mengalami stress akibat proses perawatan. Augmented Reality dapat dipilih sesuai favorit anak dan dibatasi maksimal selama 30 menit untuk mengurangi resiko papapran gadget pada Anak-abak
SEBELUM PEMBAHARUAN
Ruang perawataan Mas Alit melayani pasien seperti ruangan yang lain tidak memberikan perlakuan khusus kecuali skill dan kompetensi khusus untuk memberikan pengobatan kepada anak-anak.
Layout ruang perawatan standard dengan dinding putih tanpa tempelan untuk mencegah resiko tumbuhnya bakteri dan virus pada area dengan tempelan dan hiasan, ruang terkesan kaku dan menakutkan bagi anak-anak
Disediakan area bermain dan mainan yang dapat digunakan bersama, namun menjadi terbatas dan rusak akibat pandemi dan proses sterilisasi yang terus-menerus menjadi tidak efektif
SESUDAH PEMBAHARUAN
Setiap Ruangan disertai buku barcode Augmented Reality dengan berbagai tema yang dapat dilihat melalui HP orang tua pasien atau HP perawat saat akan menyuntikkan Obat atau melakukan tindakan klinis yang dibutuhkan pasien
Anak-anak dapat melihat dan mendengar cerita mengenai objek Augmented Reality yg dipilihnya, konten edukasi dan semangat untuk lekas sembuh disisipkan dalam setiap objek yang disajikan
Anak-anak dapat melihat dan belajar mengenai menjaga kesehatan sejak dini dan mengambil pelajaran dari sakit yang diderita untuk lebih menjaga kesehatannya

KEUNGGULAN/KEBARUAN
Belum ada Rumah Sakit yang mendesain pengalihan dari kondisi yang menyakitkan dan tidak disukai anak dengan teknologi Augmented Reality terutama disertai dengan konten edukasi dan motivasi agar anak lebih cepat sembuh 

CARA KERJA INOVASI
Tim Inovasi merancang konten dan mendesain Augmented Reality untuk pemulihan anak dalam satu buku QR Code yang dapat di pilih sesuai tema kesukaan anak
Setiap Pasien yang Masuk Rumah Sakit di Ruang Anak-anak mendapatkan satu buku AR berisi beberapa tema
Orang Tua Pasien mendapat edukasi tentang cara penggunaan buku AR
Orang Tua Pasien menandatangani Inform Konsen untuk membatasi penggunaan AR maksimal 30 menit
Buku AR juga dapat diakses melalui aplikasi E-NGET bagi pasien anak yang rawat inap di RSUD Blambangan
                    
        

Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya

  • Publikasi
  • Provinsi
  • SDG's
  • 25 Sep 2024
  • JAWA TIMUR
  • Kehidupan Sehat dan Sejahtera

0

0

  • Dilihat
  • Minat
  • Kesepakatan
  • Replikasi
  • 101
  • 0
  • 0
  • 3

Wilayah Instansi & Inovasi

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi

JAWA TIMUR

Dinas Kesehatan - RSUD Blambangan

Hak Cipta(C)2022 - 2026 Etalase Pelayanan Publik dari Seluruh Daerah di Indonesia | Privacy Policy