KLIK (Klinik Kepustakawanan)
Berjalan
perpustakaan, jurnal, referensi
Drs. Zen Kostolani cs
SDG's - Pendidikan Berkualitas
Oecd -
RB Tematik -
Peningkatan Investasi
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
DASAR HUKUM
Sesuai UU No 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan, tujuan perpustakaan adalah untuk memberikan layanan kepada pemustaka, meningkatkan kegemaran membaca, serta memperluas wawasan dan: pengetahuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Maka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi membuat segala upaya untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat
PERMASALAHAN
Kepustakawanan memang berintikan sebuah profesi, yaitu pustakawan. Profesi ini memegang teguh nilai-nilai tentang kualitas, kehormatan, dan kebersamaan. Pustakawan bekerja berdasarkan etos kemanusiaan sebagai lawan dari kegiatan pertukangan semata. Pustakawan adalah fasilitator kelancaran arus informasi dan pelindung hak asasi manusia dalam akses ke informasi.
Tingginya kebutuhan pengetahuan tentang pengelolaan perpustakaan, pelayanan perpustakaan dan pengembangan sistem kepustakawanan oleh masyarakat, khususnya bagi mereka yang berperan dalam memajukan perpustakaan pada instansi, lembaga atau milik mereka masing-masing.
ISU STRATEGIS
Masalah penting dalam kepustakawanan Indonesia adalah terjadinya ketidak-merataan jumlah dan kondisi perpustakaan. Saat ini Indonesia hanya mampu menyediakan20%dari total kebutuhan masyarakat untuk mengakses perpustakaan. Tingginya gaptersebut terjadi hampir di semua jenisperpustakaan dengan berbagai penyebabmulaidari sebaran perpustakaan yang tidakmerata,sampai dengan akses terhadap perpustakaanyang tidak merata. Permasalahan laina dalahrendahnya jumlah koleksi yang dimiliki perpustakaan di Indonesia, sementara konten digital muncul di berbagai media sosial dan ilmiah melalui Internet bisa berada lebih dekatdengan masyarakat karena saat ini Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan infrastruktur internet yang saat ini telah mencapai 54.68% dari populasi 256 Juta.
Selain itu kurangnya pengetahuan-pengetahuan mengenai kepustakawan yang harus dikembangkan lagi, melihat banyaknya masyarakat Banyuwangi yang butuh layanan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi.
METODE PEMBAHARUAN
Kondisi sebelum ada Inovasi: Minimnya pemahaman dan Pengetahuan dari Pustakawan perihal pengelolaan, pelayanan hingga inovasi yang harus dibuat untuk memudahkan masyarakat Banyuwangi untuk mengakses perpustakaan.
Kondisi setelah adanya Inovasi: Dengan adanya inovasi KLIK (Klinik Kepustakawanan) membuat ruang berbagi pengetahuan antara Pustakawan dan Pemustaka dalam kegiatan pengelolaan perpustakaan, pelayanan perpustakaan dan pengembangan sistem kepustakawanan. dengan beberapa layanan yakni Bimbingan Literasi Informasi, Bimbingan Pengolahan Bahan Pustaka (Buku) dan Bimbingan Penggunaan Otomasi Perpustakaan berbasis INLISLite. Layanan ini sebagai tempat berdiskusi antar pustakawan dan pemustaka dalam mengembangkan perpustakaan. Klinik Kepustakawanan ini dimaksudkan untuk menyediakan ruang berbagi pengetahuan baik secara online maupun offline oleh Pustakawan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi kepada Pemustaka maupun sebaliknya.
KEUNGGULAN/KEBAHARUAN
Layanan konsultasi bisa dilakukan secara online atau tatap muka di ruang Klinik Kepustakawanan. Bila mana mengehandaki konsultasi tatap muka, maka bisa langsung datang ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi. Pustakawan atau petugas pelaksana layanan ini akan memberikan bimbingan pada materi yang dibutuhkan. Konsultasi tatap muka dilaksanakan pada hari Senin Jumat pukul 08.00 15.00 WIB. Namun bila menghendaki diskusi dilakukan secara online, pemustaka bisa masuk pada laman https://dispusip.banyuwangikab.go.id/klinik-kepustakawanan/ dan bisa dilanjutkan mengisi form permohonan diskusi. Terdapat tiga jenis bimbingan yang bisa dipilih oleh pemustaka/pemohon, kemudian dilanjutkan dengan mengajukan pertanyaan pada kolom yang tersedia. Pertanyaan akan dijawab oleh pustakawan yang membidangi pada jenis bimbingan. Diskusi ini dapt berlangsung secara online pada pukul 08.00 15.00 WIB.
Inovasi Klinik Kepustakawanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat khususnya yang bergerak dalam kegiatan kepustakawanan, baik dari perpustakaan sekolah, perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan khusus ataupun lainnya. Hal ini untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan kapasitas sumber daya masyarakat yang berperan di dalamnya.
CARA KERJA INOVASI
Cara kerja secara offline
1. Pemustaka datang ke Perpustakaan Daerah
2. Pemustaka menuju ruang Klinik Kepustakawanan
3. Pemustaka menyampaikan kebutuhan informasi /bimbingan dan petugas layanan memberi bimbingan
4. Pemustaka mendapatkan informasi yang diinginakan
Cara kerja secara online
1. Pemustaka masuk pada laman https:/dispusip.banyuwangikab.go.id/klinik-kepustakawanan
2. Pemustaka mengisi formular dan memilih jenis bimbingan
3. Petugas layanan memberi jawaban melalui email
4. Pemustaka mendapatkan informasi yang diinginkan
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 23 Sep 2024
- JAWA TIMUR
- Pendidikan Berkualitas
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Kabupaten banyuwangi
JAWA TIMUR
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan