Sistem Pembelajaran dan Administrasi Sekolah Berbasis Teknologi (SIMPATI)
Berjalan
pendidikan
Suratno cs
SDG's - Pendidikan Berkualitas
Oecd -
RB Tematik -
Peningkatan Investasi
,
Digitalisasi
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
DASAR HUKUM
Undang-undang No. 20 Tahun 2003 mengatur mengenai dasar, fungsi, dan tujuan sistem pendidikan nasional; prinsip penyelenggaraan pendidikan; hak dan kewajiban warga negara, orang tua, masyarakat, dan pemerintah; peserta didik; jalur, jenjang, dan jenis pendidikan; bahasa pengantar; dan wajib belajar.
PP No 57 Tahun 2021 mengatur mengenai lingkup standar nasional pendidikan; pengembangan, pemantauan, dan pelaporan standar nasional pendidikan; kurikulum; evaluasi hasil belajar peserta didik dan evaluasi sistem pendidikan; akreditasi; dan sertifikasi.
PERMASALAHAN
Pendidikan di era digital merupakan pendidikan yang harus mengintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi ke dalam seluruh mata pelajaran. Dengan berkembangnya pendidikan era digital maka memungkinkan siswa mendapatkan pengetahuan yang berlimpah ruah serta cepat dan mudah.
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, SMP Negeri 1 Kalibaru beradaptasi mengikuti perkembangan zaman hingga mampu melahirkan inovasi di era digital yang disebut dengan SIMPATI (Sistem Pembelajaran dan Administrasi Sekolah Berbasis Teknologi). Inovasi dalam hal ini adalah konsep perkembangan teknologi informasi dalam berbagai aspek sistem pengajaran. Konsep tersebut kemudian dikenal sebagai e-Learning, e-perpustakaan, dan e-TU yang mana konsep ini mengakibatkan perubahan cara belajar dan management sekolah dari sistem pendidikan yang konvensional menjadi sistem yang digitalisasi baik secara isi dan mekanismenya.
SIMPATI merupakan sebuah inovasi, yang memiliki dampak sangat besar dalam perubahan cara belajar saat ini, dimana cara belajar menjadi lebih menarik karena lebih mengutamakan komunikasi dua arah, serta waktu dan tempat yang tidak terbatas dan sangat fleksibel, yang mana hal ini tentu saja dapat menambah semangat dan kreativitas peserta didik dan akan berdampak pada penguasaan materi serta skill individu para peserta didik. Dalam proses pembelajaran (e-Learning) fitur-fitur yang disediakan sudah cukup baik seperti fitur untuk memberikan materi pembelajaran guru dapat memberikan materi pembelajaran secara digital dalam bentuk teks, gambar, audio maupun video sehingga materi yang ditampilkan tidak monoton. Berikutnya di fitur administrasi sekolah juga bagus karena mengadopsi sistem penyimpanan online seperti google drive. Hal ini tentu akan memudahkan proses administrasi di SMP Negeri 1 Kalibaru. Dan fitur e-perpustakaan hadir mempermudah proses peminjaman buku di perpustakaan sekolah. Hal ini terbukti dari mudahnya menemukan buku yang dicari oleh siswa. Bukan hanya untuk siswa, gurupun memperoleh banyak manfaat dari SIMPATI yang berbasis portal sekolah satu ini, karena menjadi semakin kreatif dan inovatif.
ISU STRATEGIS
Digitalisasi pendidikan merupakan isu yang cukup mendapat perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Ini adalah respon terhadap pelayanan pendidikan yang berubah secara drastis. Baik sistem dari sisi pembelajaran, maupun kulturnya. Pandemi Covid-19 telah memaksa siswa, guru, dan sekolah mencicipi cita rasa dari pendidikan yang berbasis teknologi digital. Hasilnya sudah bisa diprediksi, hampir semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan mengeluh kesulitan dengan sistem baru yang sifatnya darurat ini. Namun, siap atau tidak, digitalisasi pendidikan harus segera direalisasikan serta diterima oleh semua pihak.
Pada hakekatanya, digitalisasi pendidikan erat kaitannya dengan isu pengenalan dan implementasi teknologi kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu juga bertalian dengan kemunculan generasi digital, komptensi dan keterampilan untuk masuk dalam pasar kerja digital, dan tuntutan untuk pembelajaran seumur hidup. digitalisasi pendidikan memengaruhi ekosistem pendidikan. Digitalisasi tidak sepenuhnya menghilangkan faktor manusia dalam pendidikan. Digitalisasi membuat ruang belajar menjadi lebih luas dan proses pembelajaran menjadi lebih fleksibel.digitalisasi pendidikan berpotensi menghasilkan keterampilan digital yang dibutuhkan oleh ekosistem ekonomi-bisnis digital. Artinya para lulusan yang memiliki latar belakang digital lebih mungkin untuk memenuhi harapan pemberi kerja dalam iklim ekonomi-bisnis yang semakin berbasis pengetahuan dan teknologi digital.
METODE PEMBAHARUAN
Kondisi sebelum ada inovasi : Sistem manajemen pendidikan di sekolah masih memakai cara konvensional.
Kondisi setelah ada inovasi : Inovasi SIMPATI merubah sistem manajemen pendidikan yang awalnya konvensional menjadi lebih modern melalui digitalisasi dan pemanfaatan teknologi informasi
KEUNGGULAN/KEBAHARUAN
Konsep perkembangan teknologi informasi dalam berbagai aspek sistem pengajaran. Konsep tersebut kemudian dikenal sebagai e-Learning, e-perpustakaan, dan e-TU yang mana konsep ini mengakibatkan perubahan cara belajar dan management sekolah dari sistem pendidikan yang konvensional menjadi sistem yang digitalisasi baik secara isi dan mekanismenya.
CARA KERJA INOVASI
Warga sekolah dalam hal ini siswa dan guru memanfaatkan Sistem Pembelajaran dan Administrasi Sekolah Berbasis Teknologi (SIMPATI) yang berisi fitur-fitur antara lain :
o Penggunaan e-learning system untuk memberikan akses pembelajaran siswa lebih luas
o Adanya fitur e-library atau perpustakaan digital untuk akses bahan bacaan siswa secara online dan dapat diakses diluar jam sekolah
o Adanya fitur e-TU untuk mempermudah pengurusan administrasi sekolah
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 26 Sep 2024
- JAWA TIMUR
- Pendidikan Berkualitas
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi
JAWA TIMUR
Dinas Pendidikan