GELAS SANTIK (GERAKAN LANSIA SEHAT, MANDIRI, AKTIF DAN PRODUKTIF) PUSKESMAS KALIBARU KULON
Berjalan
kesehatan, lansia
Yatianiningsih, S.Kep, Ners
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
RB Tematik - Prioritas Presiden
Penghargaan - Penghargaan Innovation Goverment Award
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
I. DASAR HUKUM
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesehatan Usia Lanjut
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014 tentang Pelayanan Publik
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Pusat Kesehatan Masyarakat
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2016 tentang Pedoman Manajemen Puskesmas
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Kesehatan
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat
Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 3 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 3 Tahun 2006 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik
Peraturan Bupati Banyuwangi Nomor 67 Tahun 2017 tentang Rincian Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Pusat Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi
Peraturan Bupati Banyuwangi Nomor 40 Tahun 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas
II. PERMASALAHAN
Lansia tidak datang berkunjung ke posyandu lansia karena jarak yang cukup jauh dengan posyandu, keterbatasan tenaga dalam pelaksanaan posyandu lansia jika pelaksanaannya bersamaan dengan posyandu balita, pengetahuan masyarakat tentang posyandu lansia masih belum maksimal sehingga masih ada masyarakat yang enggan untuk periksa jika sakit, terdapat wilayah yang memiliki akses yang susah di wilayah kerja Puskesmas Kalibaru kulon, serta kurangnya koordinasi antara fasilitas kesehatan, klinik dan BPM di wilayah kerja Puskesmas Kalibaru Kulon
III. ISU STRATEGIS
ISU NASIONAL
Berdasarkan data Riskesdas tahun 2018, penyakit yang terbanyak pada lansia adalah untuk penyakit tidak menular antara lain ; hipertensi, masalah gigi, penyakit sendi, masalah mulut, diabetes mellitus, penyakit jantung dan stroke, dan penyakit menular antara lain seperti ISPA, diare, dan pneumonia. Jumlah orang dengan demensia cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya kasus penyakit tidak menular. Kondisi tersebut akan berdampak pada kondisi ketergantungan lansia akan bantuan orang lain, atau Perawatan Jangka Panjang / Long term care. Di sisi lain, terdapat juga Lansia yang mandiri sebanyak 74,3% dan lansia yang tergantung ringan 22%.
ISU LOKAL
Dari hasil survey dan wawancara yang dilakukan oleh penanggung jawab program lansia di wilayah kerja Puskesmas Kalibaru Kulon diperoleh hasil bahwa lansia tidak datang berkunjung ke posyandu lansia karena jarak yang cukup jauh dengan posyandu, keterbatasan tenaga dalam pelaksanaan posyandu lansia jika pelaksanaannya bersamaan dengan posyandu balita, pengetahuan masyarakat tentang posyandu lansia masih belum maksimal sehingga masih ada masyarakat yang enggan untuk periksa jika sakit, terdapat wilayah yang memiliki akses yang susah di wilayah kerja Puskesmas Kalibaru kulon, serta kurangnya koordinasi antara fasilitas kesehatan, klinik dan BPM di wilayah kerja Puskesmas Kalibaru Kulon.
IV. METODE PEMBAHARUAN
Sebelum adanya inovasi GELAS SANTIK (GERAKAN LANSIA SEHAT, MANDIRI, AKTIF DAN PRODUKTIF) rendahnya cakupan kunjungan lansia di fasilitas kesehatan dan mendapatkan screening kesehatan sesuai standar, lansia tidak memahami tentang kesehatan dirinya sendiri dan keluarga, kunjungan lansia ke puskesmas saat sudah dalam kondisi parah. Setelah adanya inovasi GELAS SANTIK (GERAKAN LANSIA SEHAT, MANDIRI, AKTIF DAN PRODUKTIF) meningkatnya cakupan kunjungan lansia di fasilitas kesehatan dan mendapatkan screening kesehatan sesuai standar, lansia memahami tentang kesehatan dirinya sendiri dan keluarga.
V. KEUNGGULAN/KEBAHARUAN
kegiatan pendampingan dan pemantauan pada lansia yang melibatkan kader untuk melakukan pelacakan dan pendampingan lansia
VI. CARA KERJA INOVASI
Alur inovasi GELAS SANTIK (GERAKAN LANSIA SEHAT, MANDIRI, AKTIF DAN PRODUKTIF) Petugas Puskesmas menentukkan rumah yang akan dikunjungi menentukkan jadwal dan tim yang berkunjung, melakukan kunjungan rumah, melakukan pemeriksaan, screening dan melakukan pengobatan serta perawatan sesuai kebutuhan, apabila ditemukan kegawatan yang serius maka akan dilakukan rujukan, memasukkan hasil pemeriksaan pada laporan rawat jalan dan Simpuswangi.
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 23 Sep 2024
- JAWA TIMUR
- Kehidupan Sehat dan Sejahtera
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Kabupaten banyuwangi
JAWA TIMUR
Dinas Kesehatan