KEJAR MADU (KELAS BELAJAR MENGENAL MAKHLUK HIDUP)
Berjalan
pertanian
Ir. Anggarwati Utami
SDG's - Ekosistem Daratan
Oecd -
RB Tematik -
RB Tematik - Prioritas Presiden
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
a. Dasar Hukum
Berdasarkan PP Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, inovasi daerah pelayanan publik merupakan inovasi dalam penyediaan pelayanan kepada masyarakat yang salah satunya adalah terkait pemberian pelayanan jasa. DKPP Kota Mojokerto sebagai salah satu instansi yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, memiliki inovasi Kejar Madu (Kelas Belajar Mengenal Makhluk Hidup) yang dilaksanakan dalam rangka memberikan edukasi terkait pertanian kepada masyarakat terutama siswa sekolah.
b. Permasalahan
Kesadaran masyarakat akan pentingnya dunia pertanian ditambah dengan meningkatnya tren pertanian perkotaan menjadikan masyarakat Kota Mojokerto turut serta dalam melakukan budidaya di lahan pekarangan. Dengan meningkatnya minat masyarakat maka adanya kelas belajar untuk mengenalkan dunia pertanian menjadi salah satu inovasi yang tepat untuk dikembangkan. Terlebih permintaan dari sekolah-sekolah dan kampus yang semakin banyak untuk melakukan outing class ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto demi mengenalkan dunia pertanian (makhluk hidup) kepada siswa-siswi.
c. Isu Strategis
Merebaknya pandemi covid-19 dinilai merubah beberapa aspek kehidupan. Gaya hidup new normal menjadi salah satu yang harus diterapkan oleh masyarakat. Sekolah-sekolah hingga kampuspun mulai menerapkan kelas daring dalam pembelajaran. Melihat kondisi minat dan kebutuhan masyarakat terutama siswa sekolah dan mahasiswa yang masih tinggi untuk belajar pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto turut melakukan adaptasi metode pembelajaran dengan menggunakan metode baru dalam pelaksanaan kelas belajar mengenal makhluk hidup (Kejar Madu). Melalui metode kelas daring, maka pelayanan edukasi kepada masyarakat di bidang pertanian khususnya kepada siswa sekolah akhirnya dapat terfasilitasi dengan baik.
d. Metode Pembaharuan
Kelas Belajar Mengenal Makhluk Hidup (Kejar Madu) dituntut untuk menjawab tantangan gaya hidup new normal. Minat masyarakat terutama sekolah yang masih cukup tinggi untuk mengikuti kejar madu menjadikan DKPP Kota Mojokerto turut mengadaptasi metode daring dalam pelaksanaan Kejar Madu. Metode ini dinilai tepat untuk memfasilitasi maasyarakat maupun siswa yang ingin belajar lebih jauh tentang dunia pertanian. Tentu adanya kritik dan saran melalui kotak saran maupun kuesioner SKM menjadi salah satu alat untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat (Peserta Kejar Madu) dalam pelaksanaan Kejar Madu.
DKPP Kota Mojokerto senantiasa melakukan evaluasi dalam pelaksanaan kejar madu dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat agar dunia pertanian semakin dikenal dan menjadi suatu kebutuhan untuk mempelajarinya. Melalui metode daringpun tidak mengurangi serunya pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan peserta yang antusias dalam bertanya dan menyimak dalam kelas belajar tersebut.
e. Keunggulan dan Kebaharuan
Inovasi kejar madu merupakan inovasi kelas belajar yang adaptif di segala kondisi. Tersedianya dua metode kelas belajar yakni offline maupun online menjadikan inovasi Kejar Madu tidak hanya dapat diakses oleh warga Kota Mojokerto, namun juga oleh masyarakat di luar kota Mojokerto. Terlebih di kondisi pandemi menjadikan pertemuan secara langsung yang beresiko dalam penyebaran virus, maka adanya kejar madu secara daring menjadi salah satu pilihan yang tepat. Masyarakatpun dapat lebih mudah mengikuti kelas-kelas yang ada dikarenakan untuk mengikuti kejar madu tidak dipungut biaya dan registrasinya cukup mudah dan cepat. Hal inilah yang menjadikan peserta Kejar Madu cukup banyak. Dan tentunya hal ini sejalan untuk dikolaborasikan dengan instansi-instansi terkait seperti Dinas Pendidikan, UPT SMPN, hingga kelompok-kelompok masyarakat binaan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto. Karena sebagaimana kita tahu bersama, krisis SDM dunia pertanian sebagai masalah klasik dunia pertanian harus coba diuraikan dan disolusi sedikit demi sedikit agar suatu hari nanti regenerasi di bidang pertanian tak lagi menjadi masalah dan ketahanan pangan nasional dapat terpenuhi melalui produksi dari dalam negeri.
f. Tahapan Inovasi/Spesifikasi Produk
a. Petugas menerima pendaftaran Kejar Madu
b. Tim Kejar Madu menyiapkan bahan pembelajaran
c. Peserta Kejar Madu mengikuti kelas belajar sesuai metode yang dipilih (daring atau luring)
d. Peserta memberikan feedback melalui kuesioner kepuasan masyarakat
e. Tim Kejar Madu melakukan evaluasi pasca kelas belajar dilaksanakan
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 11 Sep 2024
- JAWA TIMUR
- Ekosistem Daratan
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Kota mojokerto
JAWA TIMUR
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian