KP ASI

Berjalan
kesehatan
dr. Delly Mulyati, MKM
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
RB Tematik - stunting
Kompetisi -

Kurasi Ringkasan

                      A. Dasar Hukum
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Ekslusif. 

B. Permasalahan
Saat ini Di wilayah kerja Puskesmas Cariu masih banyak kasus bayi yang sudah diberi makan atau minuman tambahan sebelum usia 6 bulan. Sehingga persentase cakupan ASI Eksklusif pada tahun 2018 sebanyak 30,7% yang berarti tidak memenuhi target. 

C. Isu Strategis
Untuk meningkatkan persentase cakupan ASI Eklslusif di wiliayah Puskesmas Cariu, maka Puskesma Cariu membentuk inovasi KP-ASI yaitu Kelompok Paguyuban ASI Eksklusif dengan adanya inovasi ini agar bertambahnya pengetahuan ibu, perubahan perilaku, serta adanya dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat meningkatkan cangkupan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Cariu. Hasil dari inovasi KP ASI adalah dengan adanya KP ASI ini ibu hamil atau ibu menyusui untuk belajar bersama serta berdiskusi, dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku ibu agar mau memberikan ASI secara eksklusif kepada bayinya, serta adanya dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat meningkatkan cangkupan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Cariu. KP ASI ini juga tidak hanya untuk ibu hamil dan ibu menyusui tetapi orangtua, kader serta lintas sektor juga ikut terlibat sebagai faktor pendukung dalam pemberian ASI.

D. Metode Pembaharuan (Novelty)
KPASI adalah upaya kegiatan untuk mengatasi masalah rendahnya cakupan ASI Eksklusif di wilayah kerja puskesmas Cariu dengan memberikan edukasi atau penyuluhan kepada orangtua, serta memberikan pembinaan kepada keluarga, kader dan tokoh masyarakat desa. Menurut data dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia, sejumlah bukti ilmiah memperlihatkan ASI yang diberikan secara eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan dapat mencukupi kebutuhan nutrisi bayi untuk tumbuh dan berkembang. Beberapa contoh diantaranya, kolostrum pada pemberian ASI di hari 1-5, kaya protein, dan laktosa ASI sebagai sumber karbohidrat diserap lebih baik disbanding yang terdapat di dalam susu selain ASI.

E. Tahapan Proses Inovasi KP ASI
1. Latar Belakang Masalah
Persentase cakupan ASI Eksklusif pada tahun 2018 tidak memenuhi target.
2. Perumusan Ide
Perumusan ide dari masukan semua pihak/koordinasi dengan Kepala Puskesmas.
3. Perancangan 
Menyusun tim pengelola inovasi dan linsek.
4. Implementasi
Penyuluhan dan pembentukan Kelompok Paguyuban ASI Ekskusif.
                    
        

Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya

  • Publikasi
  • Provinsi
  • SDG's
  • 27 Sep 2024
  • JAWA BARAT
  • Kehidupan Sehat dan Sejahtera

0

0

  • Dilihat
  • Minat
  • Kesepakatan
  • Replikasi
  • 202
  • 0
  • 0
  • 6

Wilayah Instansi & Inovasi

Pemerintah Kabupaten Bogor

JAWA BARAT

Pemerintah Kabupaten Bogor

Hak Cipta(C)2022 - 2025 Etalase Pelayanan Publik dari Seluruh Daerah di Indonesia | Privacy Policy