SI PERUT LAPER (Sistem Informasi Peta Peruntukan Lahan Perkebunan)
Berjalan dengan pengembangan
Pertanian, perkebunan, Kesesuaian lahan, Rekomendasi pengelolaan lahan, Peningkatan produktivitas
Siti Purnama_Fajar Abdillah
SDG's - Ekosistem Daratan
Oecd -
RB Tematik -
Peningkatan Investasi
,
Digitalisasi
,
RB Tematik - Prioritas Presiden
Penghargaan - Top 45/2019
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
Jawa Barat memiliki lahan yang subur dan cocok untuk usaha tani perkebunan. Berbagai komoditas perkebunan dapat tumbuh baik, mulai dari dataran rendah, dataran sedang sampai dengan dataran tinggi. Anugerah tersubur belum dapat termanfaatkan petani dengan baik, sehingga produktivitas komoditas perkebunan yang ditanam belum optimal.
Berdasarkan pengamatan di lapangan ditemui dua permasalahan mendasar yang selalu muncul di kalangan para petani yaitu kesesuaian lahan dengan komoditas yang akan ditanam atau kesesuaian komoditas yang ingin ditanam dengan lahan yang dimiliki.
Menjawab permasalahan tersebut, Si Perut Laper hadir memberi solusi cepat dan singkat dengan cara mencocokkan komoditas yang ingin ditanam terhadap dimensi geografis lahan atau sebaliknya. Output yang dihasilkan berupa informasi kesesuaian lahan komoditas dimaksud mulai dari lahan sesuai (S1), cukup sesuai (S2), kurang sesuai (S3), dan tidak sesuai (N). Informasi lain yang muncul adalah faktor pembatas untuk kelas lahan cukup sesuai dan kurang sesuai. SI Perut Laper juga mampu memberikan solusi terhadap faktor pembatas yang muncul yaitu berupa rekomendasi pengelolaan lahan, baik secara mekanik maupun secara vegetatif.
Selama tahun 2016, sebanyak 160 orang petani telah mendapat informasi mengenai kesesuaian lahan. Berdasarkan hasil evaluasi, sebanyak 10% telah melakukan penanaman pada lahan S1 dan 90% masih pada lahan S2 dan lahan S3 dengan sebagian sudah menerapkan solusi perbaikan faktor pembatas. Pada akhir tahun 2018 tercatat sebanyak 29% telah melakukan penanaman pada lahan S1 dan 71% pada lahan S2 dan lahan S3 dengan sebagian sudah menerapkan perbaikan faktor pembatas. Kehadiran Si Perut Laper berkorelasi positif terhadap peningkatan arah penggunaan lahan S1 dan penurunan arah penggunaan lahan S2 dan lahan S3. Tren ini tentu dapat dijadikan sebagai indikator keberhasilan Si Perut Laper.
Saat ini manfaat Si Perut Laper telah dirasakan langsung oleh para petani sebagai pengguna, terbukti dengan adanya pengakuan terhadap perubahan tampilan raga tanaman yang semakin baik, tekstur tanah semakin gembur dan penggunaan pupuk lebih efisien berkat dilakukannya perbaikan faktor pembatas. Manfaat dari aspek sosial, diakui Si Perut Laper mampu menambah lapangan pekerjaan, dari aspek ekonomi berhasil meningkatkan produksi dan mutu produk, dari aspek budaya sesuai dengan kearifan lokal Jawa Barat, dan dari aspek lingkungan bermanfaat menjaga kelestarian lahan dan lingkungan. Merujuk pada berbagai manfaat tersebut maka Si Perut Laper telah berkontribusi meningkatkan produktivitas, menjaga kelestarian lingkungan hidup, dan mewujudkan salah satu misi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yaitu Petani Juara.
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 18 Aug 2024
- JAWA BARAT
- Ekosistem Daratan
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Provinsi Jawa Barat
JAWA BARAT
Dinas Perkebunan