SENTUH PUSTAKA (Semua Membantu Menghidupkan Perpustakaan)

Berjalan dengan pengembangan
pendidikan, perpustakaan, akreditasi
Tulus Wulan Juni, S.Sos
SDG's - Pendidikan Berkualitas
Oecd -
RB Tematik -
Penghargaan - TOP 45/2021
Kompetisi -

Kurasi Ringkasan

                      Kegiatan pembinaan perpustakaan sekolah selama ini khususnya di tingkat SD dan SMP belum membuahkan hasil maksimal dalam pengembangan perpustakaan di sekolah dan pengelolaan perpustakaan di sekolah tidak sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan. Data awal pemetaan diperoleh sebanyak 826 unit Perpustakaan Sekolah SD dan SMP Negeri dan Swasta belum dibina dan sebagian besar belum memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP). Kemudian di Kota Makassar baru ada 2 Perpustakaan Sekolah yang terakreditasi/sesuai Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Angka budaya baca di Kota Makassar juga masih rendah yakni di angka 39,45% (2016) dan tingkat kunjungan pemustaka di perpustakaan sekolah masih rendah. 

Menjawab permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perpustakaan Kota Makassar mulai tahun 2017 melakukan pembinaan perpustakaan sekolah dengan konsep berbeda dengan membuat inovasi Sentuh Pustaka (Semua Membantu Menghidupkan Perpustakaan). Sentuh Pustaka adalah kegiatan yang menggabungkan dari beberapa unsur yakni unsur internal dari Tim Pembina Perpustakaan Sekolah dan unsur eksternal dari kelompok kerja pustakawan dan pegiat literasi, mitra/penerbit dan Pimpinan Lembaga/ Kepala Sekolah. Inovasi Sentuh Pustaka memiliki nilai kebaruan sekaligus memiliki 4 Keunikan, yakni: (1) baru dengan konsep terjun langsung pembinaan; (2) berbasis kolaborasi; (3) memberdayakan dan membuka lapangan kerja; dan (4) memotivasi perpustakaan sekolah untuk bergerak sekaligus menciptakan inovasi baru. 

Dampak yang dihasilkan dari inovasi Sentuh Pustaka ini akhirnya dapat menjawab permasalahan dalam pembinaan perpustakaan di sekolah, yakni dari 826 SD dan SMP, sebanyak 400 perpustakaan sekolah telah terbina (2017–2020) atau 48,43% dan yang telah menerima program Sentuh Pustaka sebanyak 30 Sekolah atau 7,5% dari sekolah yang telah terbina. Selain itu, 9 (sembilan) perpustakaan sekolah telah mendapatkan akreditasi A dan B dari Perpustakaan Nasional RI. Ada kenaikan 350% yang memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP) dari sebelumnya yang hanya 2 perpustakaan sekolah. Terdapat pula outcomes berupa persentase budaya baca meningkat dari 39,49% (2016) menjadi 44,81% (2020) dan jumlah pengunjung perpustakaan yang naik 200% dari 15 menjadi 45 orang/hari. 

Inovasi Sentuh Pustaka telah dilengkapi SOP Pembinaan Perpustakaan dan Juknis Sentuh Pustaka untuk memudahkan replikasi. Inovasi ini juga telah dimasukkan dalam Rencana Strategis (Restra) Dinas Perpustakaan sebagai suplemen kegiatan Pembinaan Perpustakaan Sekolah, program utama RPJMD dan telah ditetapkan dalam SK Inovasi Daerah. Akhirnya, inovasi Sentuh Pustaka dengan pendekatan kolaborasi ini dapat mengubah wajah perpustakaan sekolah sesuai dengan standar dan berperan strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pembudayaan kegemaran membaca sejak dini karena membaca pintu masuk berliterasi. Beberapa daerah telah berkunjung dan mulai mereplikasi inovasi ini serta menjadikan inovasi Sentuh Pustaka sebagai lokus/ visitor/ studi tiru/ studi banding salah satunya dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah dengan nama inovasi KITA PUN SENAPAS atau akronim dari Kita Tata Perpustakaan Sesuai Standar Nasional Perpustakaan.
                    
        

Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya

  • Publikasi
  • Provinsi
  • SDG's
  • 03 Jul 2024
  • SULAWESI SELATAN
  • Pendidikan Berkualitas

0

0

  • Dilihat
  • Minat
  • Kesepakatan
  • Replikasi
  • 76
  • 0
  • 0
  • 0

Wilayah Instansi & Inovasi

Pemerintah Kota makassar

SULAWESI SELATAN

Dinas Perpustakaan

Hak Cipta(C)2022 - 2026 Etalase Pelayanan Publik dari Seluruh Daerah di Indonesia | Privacy Policy