EkoRemaS (Ekonseling Remaja SMP Negeri 1 Baturetno)
komunikasi dan informatika
SMP Negeri 1 Baturetno
SDG's - Pendidikan Berkualitas
Oecd -
RB Tematik -
Penyelesaian Kemiskinan
Penghargaan -
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
Kebutuhan akan bimbingan dan konseling sangat dipengaruhi oleh faktor filosofis, psikologis, sosial budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi, demokratisasi dalam pendidikan, serta perluasan program pendidikan. Latar belakang filosofis berkaitan dengan pandangan tentang hakikat manusia. Salah satu aliran filsafat yang berpengaruh besar terhadap timbulnya semangat memberikan bimbingan adalah filsafat Humanisme. Aliran filsafat ini berpandangan bahwa manusia memiliki potensi untuk dapat dikembangkan seoptimal mungkin. Aliran ini mempunyai keyakinan bahwa masyarakat miskin dapat dikembangkan melalui bimbingan pekerjaan sehingga pengangguran dapat dihapuskan. Mereka berpandangan bahwa sekolah adalah tempat yang baik untuk memberikan bimbingan pekerjaan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan.
Dalam menjalani kehidupan, seseorang senantiasa memiliki permasalahan kehidupan, baik pribadi maupun social. Berbagai permasalahan yang di hadapi manusia, baik pada usia anak anak, remaja, maupun dewasa sangatlah kompleks. Permasalahan tersebut tidak cukup dibiarkan begitu saja, melainkan membutuhkan pemecahan yang solutif dan bijak.
Semenjak social network menjadi bagian dari gaya hidup baru, internet menjadi media yang efektif bagi guru dan siswa untuk berkomunikasi. Hubungan dalam bingkai akademis dan konseling yang sebelumnya melalui tatap muka juga telah terbawa ke dunia maya seperti melalui facebook, WhatsApp, Instragram, Telegram, email dan media pendukung lainya yang dapat digunakan untuk proses komunikasi antar siswa dan guru maupun konsultasi dengan konselor. Namun, hal tersebut belum dilakukan dalam sebuah sistem dan media yang dibangun secara sengaja, sehingga kegiatan tersebut seolah-olah hanya kegiatan ldquo;curhatrdquo; rutin sehari-hari antara siswa dengan konselor secara online, tanpa dibingkai dengan aspek etika yang mencerminkan profesionalitas konselor maupun aspek akademis yang membangun budaya ilmiah akademis yang baik.
Kondisi ini merupakan tantangan tersendiri bagi guru bimbingan dan konseling (BK) untuk dapat berperan serta didalamnya. Sering kali permasalahan - permasalahan yang dihadapi siswa/ remaja berawal dari dunia online. teknologi informasi juga dapat secara sosial mengisolasi dan telah menyebabkan masalah sosial baru khususnya di kalangan anak-anak dan remaja. Lahirnya internet dapat membantu guru BK dalam menyelesaikan tugasnya seperti mencari referensi, diskusi serta melakukan konseling dengan perantara internet sehingga penyelenggaraan konseling tidak hanya dilakukan secara face to face (FtF) dalam satu ruang tertutup, namun bisa dilakukan melalui format jarak jauh yang dibantu teknologi internet yang kemudian dikenal dengan e-konseling.
Salah satu alternatif pemecahan masalah tersebut SMP Negeri 1 Baturetno berinovasi membuat e-konseling yang dikenal dengan EkoRemaS sebagai media yang dapat mewadahi layanan konseling secara profesional melalui internet yang sesuai dengan kaidah etika profesionalitas kerja konselor. Dengan adanya e-konseling juga memberikan kemudahan bagi konselor dalam pengarsipan data dan menyimpan seluruh rekaman konseling.
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 05 Sep 2024
- JAWA TENGAH
- Pendidikan Berkualitas
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Kabupaten Wonogiri
JAWA TENGAH
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri