PENCAK TB MAS
Berjalan dengan pengembangan
kesehatan,penemuan penyakit tbc
Sugiyartuti
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
Peningkatan Investasi
RB Tematik - Prioritas Presiden
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
Sampai saat ini diperkirakan sekitar sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi oleh Mycobacterium tuberculosis.Dari jumlah tersebut sekitar 95% kasus TB dan 98% kematianakibat TB terjadi di Negara berkembang TB juga lebih banyak menyerang kelompok usia produktif (15-50tahun) yang menyebabkan penurunan produktivitas
Peningkatan jumlah kasus dan permasalahan TB di dunia semakin meningkat, isu utama di Negara yang dikelompokkan dalam 22 negara dengan masalah TB terbesar (high burden countries), sehingga padatahun 1993 WHO mencanangkan TB sebagian global emergensi. Di Indonesia TB merupakan masalah utama kesehatan masyarakat, Indonesia menjadi Negara ke-5 terbanyak kasus TB setelah india dan Cina dengan jumlah pasien 10?ri jumlah pasien dunia. Banyak orang mempertanyakan gambaran tuberculosis dimasa mendatang. Dye menyatakan bahwa bila situasi penangulangan tuberculosis tetap bertahan seperti sekarang, maka jumlah kasus tuberculosis padatahun 2020 akan meningkat menjadi 11 juta orang.
Penyakit TB merupakan masalah utama kesehatan masyarakat. Penderita penyakit TB sebagian besar berasal dari kelompok usia kerja produktif, kelompok ekonomil emah, dan berpendidikan rendah. Sampai saat ini program Penangulangan TB dengan Strategi DOTS sebelum dapat menjangkau seluruh puskesmas, demikian pula dengan rumah sakit pemerintah, swasta dan unit pelayanan kesehatan lainya.
Penata laknsanaan penderita TB dan system pencatatan pelaporan belum seragam disemua unit pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta. Pengobatan yang tidak teratur dan kombinasi obat yang tidak lengkap dimasa lalu, di duga telah menimbulkan kekebalan ganda kuman TB terhadap Obat Anti-Tuberkulosis (OAT) atau Multi Drug Resistance (MDR). Untuk mencapai tujuan tersebut, ditetapkan beberapa kebijakan operasional. Penangulangan TB di Indonesia dilaksanakan dengan desentralisasi sesuai kebijaksanaan Departemen Kesehatan Penangulangan TB dilaksanakan oleh seluruh unit Pelayanan Kesehatan (UPK) meliput Puskesmas, Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta, BP4 serta praktek dokter swasta (PDS) dengan melibatkan peran serta masyarakat secara paripurna dan terpadu. Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan penangulangan TB, prioritas ditunjukan adanya peningkatan mutu pelayanan, pengunaan obat yang rasional dan paduan obat yang sesuai dengan strategi DOTS. Target program adalah angka konversi pada akhir pengobatan tahap intensif minimal 80%, angka kesembuhan minimal 85?ri kasus positif, dengan pemerksaan sediaan dahak yang benar (angka kesalahan maksimal 5%). Hasil Penemuan TB Puuskesmas Kedawung II Tahun 2016 tercatat kasus baru BTA Positif 18, Kasus Kambuh 0, Kasus Extra Paru 0,Anak 7total kasus 25 penderita dengan total suspek yang diperiksa 223 orang, CDR 47,3%, CNR B,1 %. Target Penemuan TCM positif dan suspek tahun 2020 puskesmas kedawung II BTA positif 38,dan suspek 378. Penemuan TCM positif maupun penemuan Suspek masih kurang dari target yang di tetapkan. Setelah di analisa penemuan kasus rendah disebabkan oleh pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang penyakit TB masih kurang sehingga apabila masyarakat menderita batuk lebih dari 2 minggu diangap batuk biasa.Untuk meningkatkan cakupan penemuan TCM (+) dan penemuan suspek TB di masyarakat,
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 09 Sep 2024
- JAWA TENGAH
- Kehidupan Sehat dan Sejahtera
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Kabupaten Sragen
JAWA TENGAH
Dinas Kesehatan