BATAGOR (Bareng-bareng kiTa GOlek Riak)

Berjalan dengan pengembangan
kesehatan
puskesmas pracimantoroII
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
RB Tematik - Prioritas Presiden
Penghargaan -
Kompetisi -

Kurasi Ringkasan

                      Dasar Hukum


Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2017 tentang inovasi daerah, mendorong setiap daerah melakukan inventarisasi inovasi dan sebagai database inovasi daerah yang dimiliki oleh masing  masing daerah. Berdasarkan PP tersebut bertujuan untuk peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan  peran serta masyarakat, dan peningkatan daya saing daerah. Kemudian didukung oleh Peraturan Bupati wonogiri nomor 138 tahun 2021 tentang inovasi daerah tahun 2021, untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, maka diperlukan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Inovasi daerah dapat berbentuk tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan public, dan inovasi daerah lainnya sesuai urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.


Latar Belakang


Tuberkulosis yang selanjutnya disingkat TB adalah salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang dapat menyerang paru dan organ lainnya dalam tubuh manusia. TB merupakan satu dari 10 penyebab kematian dan penyebab utama agen infeksius. Secara global pada Tahun 2017 TB menyebabkan sekitar 1,3 juta kematian. Diperkirakan terdapat 10 juta kasus TB baru atau setara dengan 133 kasus per 100.000 penduduk di Dunia. Jumlah kasus TB di Indonesia menurut WHO tahun 2015 diperkirakan adalah 1 juta kasus TB baru pertahun (399 per 100.000 penduduk) dengan 100.000 kematian pertahun (41 per 100.000 penduduk).
Jumlah kasus TB aktif (BTA positif) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pracimantoro II sebanyak 11 kasus pada Tahun 2017, 10 kasus pada Tahun 2018, 8 kasus pada Tahun 2019, dan 4 kasus pada Tahun 2020. Angka-angka temuan kasus TB aktif tersebut dapat mengalami kecenderungan menurun dari Tahun 2017-2020, sebanding dengan angka capaian penemuan kasus suspek TB pada tahun yang sama yang juga mengalami penurunan. Pada Tahun 2017 jumlah penemuan kasus suspek TB sebanyak 173 kasus, pada tahun 2018 sebanyak 128 kasus, pada Tahun 2019 sebanyak 118 kasus dan pada Tahun 2020 sebanyak 89 kasus.


Penjaringan Ide


Penemuan kasus suspek TB merupakan langkah paling awal ditemukannya kasus TB aktif di masyarakat sehingga ia berperan sangat penting dalam mewujudkan pelayanan TB yang sesuai standar bagi masyarakat. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 43 Tahun 2016 mengenai Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Kesehatan, Pelayanan Kesehatan bagi penderita TB yang sesuai standar merupakan salah satu jenis pelayanan minimal yang harus dilaksanakan pada setiap Pemerintahan Kab/Kota. Upaya pemerintah mengatasi TB dengan memberikan sosialiasi gerakan masyarakat hidup sehat, berperilaku sehat, pemeriksaan rutin dan menerima vaksin.


Pemilihan Ide


Inovasi BATAGOR (Bareng-bareng Kita Golek Riak) dibangun atas dasar capaian angka penemuan kasus suspek TB di UPTD Puskesmas Pracimantoro II yang cenderung mengalami penurunan dari Tahun 2017-2020. Golek riak atau dalam Bahasa Indonesia berarti mencari dahak adalah satu-satunya upaya yang dapat dilakukan oleh Puskesmas dalam rangka menemukan kasus suspek dan kasus TB aktif di masyarakat. BATAGOR dilaksanakan dengan memberdayakan peran kader kesehatan di masing-masing desa dalam membantu menemukan pasien suspek Tuberkulosis di masyarakat sekitarnya melalui pemberian edukasi mengenai penyakit TB, konseling pengumpulan sampel dahak untuk diperiksakan serta membantu pengiriman sampel dahak ke Puskesmas.


Manfaat Inovasi (Terdapat kondisi sebelum dan sesudah)


Inovasi BATAGOR (Bareng-bareng Kita Golek Riak) ini bermanfaat untuk memudahkan masyarkat dalam memeriksakan sampel dahak melalui peran kader. Kemudian dapat mempercerpat penegakan diagnosis kasus Tuberkulosis di masyarakat. Selain itu dapat mempercepat pengobatan pasien TB sesuai dengan standar. Masyarakat akan lebih mandiri sehingga terjadi peningkatan kemandirian masyarakat dalam bidang kesehatan dan meningkat pula derajat kesehatan masyarakat.


Dampak Inovasi (sisi keunggulan dan kebaharuan/spesifikasi produk)


Dengan adanya inovasi BATAGOR ini diharapkan mampu mendekatkan akses masyarakat dalam pengiriman sampel dahak, mempercepat penemuan kasus TB, mempercepat pengobatan pasien TB sesuai dengan standar dan pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat.
                    
        

Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya

  • Publikasi
  • Provinsi
  • SDG's
  • 03 Sep 2024
  • JAWA TENGAH
  • Kehidupan Sehat dan Sejahtera

0

0

  • Dilihat
  • Minat
  • Kesepakatan
  • Replikasi
  • 1143
  • 0
  • 0
  • 0

Wilayah Instansi & Inovasi

Pemerintah Kabupaten Wonogiri

JAWA TENGAH

Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri

Hak Cipta(C)2022 - 2026 Etalase Pelayanan Publik dari Seluruh Daerah di Indonesia | Privacy Policy