KE SALON PAHAT (Kelas Calon Pengantin Sehat)
Berjalan dengan pengembangan
kesehatan
UPTD Pukesmas Bulukerto
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
RB Tematik - Prioritas Presiden
Penghargaan -
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
Dasar HukumBerdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2017 tentang inovasi daerah, mendorong setiap daerah melakukan inventarisasi inovasi dan sebagai database inovasi daerah yang dimiliki oleh masing masing daerah. Berdasarkan PP tersebut bertujuan untuk peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan peran serta masyarakat, dan peningkatan daya saing daerah. Kemudian didukung oleh Peraturan Bupati wonogiri nomor 138 tahun 2021 tentang inovasi daerah tahun 2021, untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, maka diperlukan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Inovasi daerah dapat berbentuk tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan public, dan inovasi daerah lainnya sesuai urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.
Latar BelakangInovasi Ke Salon Pahat atau kelas calon pengantin sehat merupakan sebuah inovasi yang dibuat oleh UPTD Pukesmas Bulukerto dalam rangka mencegah kematian ibu dan bayi sedini mungkin dengan melaksanakan serangkaian program seperti p4k (Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi), promosi KB dan menghindari 4T dalam kehamilan (terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering, dan terlalu dekat jarak anak), pelaksanaan Antenatal Care (ANC), pemenuhan gizi ibu hamil, pelaksanaan kelas bagi ibu hamil sebagai wadah edukasi dan pemantauan terhadap ibu hamil, dan program-program lainnya. Kasus kematian pada ibu hamil yang terbilang tinggi pun cukup menimbulkan kekhawatiran bagi pasangan yang hendak menikah atau hendak memiliki keturunan sehingga membuat banyak pasangan tidak siap untuk menjalani pernikahan. Di Kecamatan Bulukerto sendiri kematian maternal dan perinatah mengalami peningkatan hanya dalam kurun waktu Bulan Januari-Bulan Juni 2019 telah terjadi kematian ibu dan bayi sebanyak 3 orang yang di dominasi oleh penyebab penyakit penyerta, sehingga UPTD Pukesmas Baturetno pun membuat inovasi tersebut untuk mencegah kematian ibu dan bayi. Bersama dengan KUA (Kantor Urusan Agama), inovasi Ke Salon Pahat pun dapat terealisasikan dengan tujuan utama memberikan edukasi sedini mungkin pada calon pengantin agar mampu mengupayakan kehamilan yang sehat dan mampu merencanakan persalinan yang aman serta mengerti dalam merencanakan KB yang baik. Alur pelaksanaan inovasi ini pun dengan melakukan sosialisasi dan penyuluhan dimana dalam pelaksanaannya melibatkan peran lintas program terkait seperti KIA yang memberikan pelayanan kesehatan dasar dan penyuluhan kespro serta seksual bagi pasangan calon pengantin serta pemeriksaan fisik, imunisasi yang memberikan skrining TT dan pelayanan suntik TT pada calon pengantin yang belum menerima imunisasi TT, laboratorium yang memeriksa golongan darah dan HB bagi pasangancalon pengantin, KB, dan Promkes dan petugas HIV AIDs yang memberikan penyuluhan kespro, HIV AIDs dan promosi posyandu balita. Kelas ini sangat memberikan edukasi kepada seluruh calon pengantin yang berada di wilayah UPTD Pukesmas Bulukerto dan dijadwalkan 2 kali dalam seminggu pada hari Senin dan Kamis. Selain itu, inovasi ini diharapkan dapat mencapai tujuan dan manfaat yang diantaranya adalah : Menurunkan AKI dan AKB di UPTD Pukesmas Bulukerto, memberikan edukasi kepada seluruh calon pengantin di wilayah UPTD Pukesmas Bulukerto tentang kesehatan reproduksi dan kesiapan dalam merencanakan kelahiran dan jarak antara kelahiran berikutnya, serta agar terjalin program pencegahan masalah kesehatan yang terintegritas dengan lintas sector seperti Kantor Urusan Agama
Metode PembaharuanPembaharuan yang dilakukan adalah pemberian edukasi secara rutin setiap bulan untuk Menurunkan AKI dan AKB di UPTD Pukesmas Bulukerto, memberikan edukasi kepada seluruh calon pengantin di wilayah UPTD Pukesmas Bulukerto tentang kesehatan reproduksi dan kesiapan dalam merencanakan kelahiran dan jarak antara kelahiran berikutnya, serta agar terjalin program pencegahan masalah kesehatan yang terintegritas dengan lintas sector seperti Kantor Urusan Agama
Manfaat Inovasi (Terdapat kondisi sebelum dan sesudah)1. Untuk memberikan edukasi kepada semua calon pengantin di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bulukerto tentangkesehatan reproduksi dan kesiapan dalam merencanakan kelahiran dan jarak antara kelahiran berikutnya.2. Calon pengantim mampu mengupayakan kehamilan sehat dan mampu merencanakan persalinan yang aman serta mengerti dalam merencanakan KB yang baik.3. Untuk menjalin program pencegahan masalah kesehatan yang terintegritas dengan lintas sektor (Kantor Urusan Agama)Dampak Inovasi (sisi keunggulan dan kebaharuan/spesifikasi produk)Menurunkan AKI dan AKB (Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi)
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 06 Sep 2024
- JAWA TENGAH
- Kehidupan Sehat dan Sejahtera
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Kabupaten Wonogiri
JAWA TENGAH
Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri