AKU GIGI

Berjalan
kesehatan
dr. Yulia Erma Rosmiati
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
RB Tematik - Prioritas Presiden
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -

Kurasi Ringkasan

                      A. Dasar Hukum
1. Perbup Bogor No. 67 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksanan Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.
2. Surat Keputusan Kepala Puskesmas Tajur Nomor 440/005-SK/Pkm.Tjr/I/2020 tentang Panduan Pelaksanaan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (COVID-19) di Puskesmas Tajur

B. Masalah Makro atau Mikro
Pandemi COVID-19, berpengaruh pada pelayanan kesehatan gigi dan mulut di poli gigi. Layanan yang mengharuskan pasien membuka masker dan mulut, bahkan seringkali melibatkan tindakan yang dapat menimbulkan aerosol yang menyebabkan cairan/droplet dari mulut pasien dapat tersebar ke operator dan ruangan poli gigi, berpotensi menularkan virus Covid 19 terhadap dokter dan para tenaga kesehatan gigi. 
Berdasarkan surat edaran PB PDGI no 2776/PBPDGI/III-3/2020 tentang panduan awal bagi dokter gigi terkait wabah pandemi COVID 19, pelayanan dokter gigi dianjurkan untuk mengunakan teledentistry dan dilakukan pembatasan tindakan. Edaran ini menyebabkan terjadinya penurunan kunjungan ke poli gigi, terutama pada fasilitas pelayanan kesehatan yang belum mampu melakukan modifikasi ruangan tindakan poli gigi mengikuti standar ruangan poli gigi menurut panduan dokter gigi yang dikeluarkan Satgas COVID 19 dan PB PDGI. 
Akibat hal di atas maka edukasi gigi dan mulut tidak dapat dilakukan secara tatap muka. Untuk mengatasi hal itu Kepala Puskesmas Tajur mengeluarkan Keputusan No. 40/005-SK/Pkm.Tjr/I/2020 tentang Panduan Pelaksanaan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (COVID-19) di Puskesmas Tajur, seluruh pemegang program diwajibkan melakukan revisi pedoman kegiatan agar mentaati protokol kesehatan yang berlaku. 

C. Isu Strategis
Selama Pandemi Covid 19 Puskesmas Tajur tetap melayani konsultasi, edukasi dan penyuluhan secara daring. Kelemahan layanan daring bersifat terbatas, hanya menjangkau kelompok sasaran tertentu saja, terutama kelompok yang terhubung dengan petugas. Untuk mengatasinya pernah dipertimbangkan menerbitkab brosur namun membutuhkan biaya mahal dan sulit mendistribusikannya. Sosiasliasi melalui pemutaran video di Puskesmas, juga dianggap tidak efektif, karena kunjungan ke puskesmas menurun selama masa pandemi disampin waktu kunjungan tidak boleh terlalu lama. 
Akhirnya dipilih opsi media digital yang digunakan secara multiplatform dan terintegrasi seperti whatsapps bisnis, video youtube, video call, video conference, google drive, file pdf dan berbagai platform lainnya. Seluruh kegiatan dan penggunaan berbagai platform tersebut disatukan menjadi pelayanan appointment, konsultasi, edukasi gigi digital dan disebut dengan AKU GIGI. 
D.  Metode Pembaharuan
 Metode Pembaharuan yang dilakukan adalah melalui:
1.  Penyuluhan individu kepada ibu hamil dan balita secara langsung dapat tetap dilakukan kapan saja dan dimana saja melalui media komunikasi digital sehingga pesan edukasi dapat tersampaikan dan pasien dapat berkonsultasi mengenai kesgimul melalui kontak yang sama dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
2. Masyarakat dapat melakukan konsultasi kesehatan gigi dan mulut dengan dokter gigi kapan saja dan dimana saja tanpa harus datang ke poli gigi Puskesmas Tajur, dapat mendapatkan resep obat yang dibutuhkan dan/atau rujukan gigi dan mulut melalui daring.

E. Keunggulan
1. Menjaga kesinambungan pelayanan dan edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut bagi anak prasekolah, anak sekolah,ibu hamil, dan lansia di masa pandemi.
2. Memberi keleluasaan kepada pihak sekolah/Posyandu/sasaran penyuluhan dalam diseminasi video edukasi (dapat melalui link youtube, diunduh lalu disaksikan bersama via media komunikasi digital sekolah, dsb)
3. Mempermudah masyarakat dalam mengakses materi penyuluhan dimana saja dan kapan saja, bahkan jika masa penyuluhan sudah usai, karena penyuluhan diunggah ke media digital yang bebas diakses.
4. Memungkinkan masyarakat lain atau penyuluh kesehatan lain untuk mendapatkan informasi mengenai kesehatan gigi dan mulut sehingga dapat dipergunakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan gigi dan mulut.
5. Video edukasi dapat diunduh dan/atau dipergunakan kembali untuk kegiatan lain yang memerlukan materi yang sama (misalnya konsultasi kesgimul Ibu hamil)
6. Target penyuluhan kesehatan gigi dan mulut sekolah dasar dan posyandu dapat tercapai 100%. 
7. Dokter gigi dapat melakukan pengaturan kunjungan pasien sehingga mencegah terjadinya kerumunan akibat antrian pasien, mempersingkat waktu tunggu pasien di ruang tunggu Puskesmas, membantu proses screening pasien sebelum kunjungan ke poli gigi, serta membantu dokter gigi untuk mengatur jenis dan jumlah tindakan per hari sesuai sumber daya dan acuan panduan/edaran resmi mengenai praktik dokter gigi di masa pandemi yang berlaku dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 
8. Biaya yang dikeluarkan minimal, hanya menggunakan anggaran ATK, listrik dan internet yang sudah ada, sehingga anggaran yang ada dapat dipergunakan untuk kegiatan kesehatan lainnya.
F. Tahapan (Implementasi Produk)
Masyarakat dapat mengakses pelayanan pembuatan janji (appointment), konsultasi (termasuk peresepan dan perujukan, jika dianggap perlu), dan edukasi kesehatan gigi dan mulut melalui akun WhatsApp bisnis AKU GIGI Puskesmas Tajur. 
Video Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut untuk anak-anak usia prasekolah di PAUD/TK/RA, anak-anak SD/MI, anak SMP/SMA (dan sederajat), serta ibu hamil dan balita peserta Posyandu dapat diakses setiap saat melalui media sosial (Youtube) dengan cukup share tautan video penyuluhan melalui WhatsApp atau media komunikasi digital lainnya dan tercantum di akun AKU GIGI. 
Khusus untuk edukasi gigi komunitas, tautan edukasi (youtube) dan tautan feedback (googleform) akan dikirimkan ke sekolah atau desa bersamaan dengan surat pemberitahuan resmi (dalam bentuk pdf) mengenai penyelenggaraan edukasi gigi online ke institusi terkait. Jika sekolah menginginkan diadakan zoom meeting untuk tanya jawab langsung dengan dokter gigi, maka koordinasi dilakukan melalui WhatsApp bisnis AKU GIGI. Selain itu, e-brosur kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil dan balita, lansia, dan anak sekolah juga dapat diakses melalui googledrive yang tautannya tercantum di akun AKU GIGI.
                    
        

Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya

  • Publikasi
  • Provinsi
  • SDG's
  • 26 Sep 2024
  • JAWA BARAT
  • Kehidupan Sehat dan Sejahtera

0

0

  • Dilihat
  • Minat
  • Kesepakatan
  • Replikasi
  • 93
  • 0
  • 0
  • 6

Wilayah Instansi & Inovasi

Pemerintah Kabupaten Bogor

JAWA BARAT

Pemerintah Kabupaten Bogor

Hak Cipta(C)2022 - 2026 Etalase Pelayanan Publik dari Seluruh Daerah di Indonesia | Privacy Policy