PELICIN BAGIAN DEBUS
Berjalan dengan pengembangan
pendidikan
SMP Negeri 2 Jatisrono
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Berkualitas
Oecd -
RB Tematik -
Peningkatan Investasi
RB Tematik - Prioritas Presiden
Penghargaan -
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
Lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang baik bagi pertumbuhan karakter peserta didik. Segala peristiwa yang terjadi di dalam sekolah dapat disatukan dalam program pendidikan karakter. Pendidikan karakter peduli lingkungan merupakan salah satu dari delapan belas nilai karakter yang dideskripsikan sebagai sikap dan tindakan yang berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam dan sekitarnya. Serta mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi. Karakter peduli lingkungan merupakan karakter yang wajib di implementasikan bagi sekolah disetiap jenjang pendidikan. SMP Negeri 2 Jatisrono merupakan sekolah yang menawarkan bagaimana mengajak peserta didik untuk akrab dengan alam, sekaligus menjadikan semangat untuk melakukan kegiatan belajar mengajar. SMP Negeri 2 Jatisrono memiliki lahan seluas 19.500 m2 sehingga mempunyai hutan sekolah dengan keanekaragaman hayati baik flora maupun fauna yang sangat tinggi. Keanekaragaman tumbuhan di SMP Negeri 2 Jatisrono terdapat sekitar 1.500 lebih jenis tumbuhan yang di dominasi tanaman keras, tumbuhan hortikultura, bunga, buah-buahan dan tanaman toga sehingga di lingkungan sekolah setiap hari banyak sekali dihasilkan limbah organik dan limbah anorganik yang belum dapat di manfaatkan secara optimal. Limbah merupakan hasil buangan yang berasal dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga) yang sudah tidak memiliki nilai ekonomis lagi, namun limbah tersebut akan memiliki nilai guna dan dapat dimanfaatkan kembali apabila diolah. Limbah organik cair salah satunya adalah air leri, air leri merupakan air sisa dari cucian beras yang sudah tidak terpakai lagi. Sekarang ini banyak sekali masyarakat yang belum tahu akan manfaat dari air leri. Sehingga dengan ketidaktahuan itu air cucian beras belum bisa termanfaatkan. Padahal banyak sekali kandungan yang terdapat didalamya antara lain protein, karbohidrat, vitamin B1, glukosa, dan lain-lain. Daun pandan yang tumbuh subur di kebun sekolah dapat di manfaatkan sebagai pewarna alami makanan. Tujuan dalam pembuatan sirup pelican bagian debus yaitu memanfaatkan limbah hasil buangan yang berasal dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga) yang sudah tidak memiliki nilai ekonomis lagi, namun limbah tersebut akan memiliki nilai guna dan dapat dimanfaatkan kembali apabila diolah, dapat memproduksi sirup Pelicin Bagian Debus yang berasal dari limbah air cucian beras (leri) di sekolah secara mandiri, meningkatkan nilai ekonomis limbah cucian beras di sekolah atau masyarakat, dan meningkatkan kemandirian peserta dalam hal penyediaan sirup berbahan dasar air cucian beras (leri) hingga tidak tergantung dari sirup buatan pabrik. Manfaat Pembuatan dari Sirup Pelicin Bagian Debus yaitu untuk memberikan khasanah dan tambahan ilmu tentang pemanfaatan air cucian beras bagi peneliti khususnya dan pembaca pada umumnya, memberikan informasi kepada masyarakat dalam pemanfaatan limbah air leri, membuka peluang untuk mendirikan industri kecil, mengetahui nilai guna dari pemanfaatan limbah air leri, sebagai tambahan pengetahuan bagi masyarakat dengan cara mensosialisasikannya, dan menciptakan kegiatan yang berwawasan ramah terhadap lingkungan. SMP Negeri 2 Jatisrono berhasil memanfaatkan limbah air leri yang ditambah daun pandan menjadi sirup.
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 09 Sep 2024
- JAWA TENGAH
- Kehidupan Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Berkualitas
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Kabupaten Wonogiri
JAWA TENGAH
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri