MOTEKAR BERSAHAJA (Mohon KTP-el Sekarang Diberikan Satu Hari Jadi)

Berjalan
administrasi kependudukan dan pencatatan sipil
Dr.Taufiq R Hidayat
SDG's - Berkurangnya Kesenjangan
Oecd -
RB Tematik - Peningkatan Investasi , Digitalisasi ,
RB Tematik - Prioritas Presiden
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -

Kurasi Ringkasan

                      Latar Belakang

Kota Bekasi memiliki luas wilayah sekitar 210,49 km2 dengan Jumlah Penduduk Kota Bekasi saat ini lebih dari 2.4 juta jiwa yang tersebar di 12 kecamatan dan 56 Kelurahan (luas
wilayah 210,49 km2) dengan tingkat heterogenitas yang cukup tinggi dengan latar belakang suku, agama dan ras yang beragam. Banyaknya jumlah Penduduk Kota Bekasi merupakan bonus demografi bagi Pemerintah Kota Bekasi yang sebagian besar merupakan penduduk dengan umur produktif yang memberikan dampak positif bagi kemajuan Kota Bekasi secara ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang cukup banyak dan tersebar merupakan tantangan bagi Pemerintah Kota Bekasi untuk dapat memberikan pelayanan yang merata dan berkualitas bagi masyarakat Kota Bekasi
Dampak sosiologis yang ditumbulkan dari besarnya jumlah penduduk adalah:


Tingkat heterogenitas/kemajemukan yang cukup tinggi (multikultural, etnis dan agama);


Memiliki aktivitas dan mobilitas yang cukup tinggi;


Memiliki kesadaran yang tinggi terhadap manfaat teknologi IT;


Harapan terhadap layanan pemerintah cepat, tepat dan berkualitas;


Keberadaan Stakeholder yang memiliki dampak terhadap pelayanan Administrasi Kependudukan.


Adapun hambatan dalam pelayanan Dokumen Administrasi Kependudukan sebelum digagasnya inovasi ini adalah:


Banyaknya antrian warga


Terbatasnya SDM, sarana dan prasarana


Belum adanya kepastian waktu layanan


Mobilitas masyarakat modern yang tinggi


Praktek calo dan pungli


Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil memiliki target capaian untuk mewujudkan sistem Data Kependudukan yang terintegrasi dengan semua layanan publik. Integrasi ini dilakukan dengan pemanfaatan data kependudukan berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK). Oleh sebab itu, perlu dilakukan langkah-langkah untuk dapat mewujudkan integrasi sistem kependudukan dengan semua layanan publik. Capaian-capaian tersebut perlu didukung dengan kebijakan yang tepat terlebih dalam masa pandemi Covid-19, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil harus terus berinovasi agar target capaian nasional dapat terpenuhi.
Menjawab kebutuhan masyarakat untuk penerbitan KTP-el dalam waktu satu hari, pada aplikasi e-Open disematkan fitur Mohon KTP-el Sekarang Diberikan Satu Hari Jadi (MOTEKAR BERSAHAJA). Fitur ini membantu warga yang sangat membutuhkan dokumen KTP-el karena alasan khusus.

Data Pendukung

Berdasarkan Peraturan Presiden nomor 62 tahun 2019 tentang Strategi Nasional Percepatan Administrasi Kependudukan untuk Pengembangan Statistik Hayati (Stranas APKSH), maka dalam rangka pemenuhan dan pengakuan terhadap identitas Penduduk dibutuhkan kemudahan akses masyarakat terhadap kepemilikan Dokumen Kependudukan melalui percepatan Administrasi Kependudukan yang meliputi Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil serta pengembangan Statistik Hayati yang diwujudkan dalam Strategi Nasional Percepatan Administrasi Kependudukan untuk Pengembangan Statistik Hayati.
Sesuai dengan Undang Undang Nomor 30 Tahun 201 4 tentang Administrasi Pemerintahan, pada Pasal 10 ayat (1) disebutkan bahwa asas-asas Umum Pemerintahan Yang Baik (AUPB)/Tata Kelola Pemerintahan yang baik adalah


Kepastian hukum;


Kemanfaatan;


Ketidak berpihakan;


Kecermatan;


Tidak menyalahgunakan kewenangan;


Keterbukaan;


Kepentingan umum; dan


Pelayanan yang baik.



Kebaruan Inovasi

Melalui aplikasi MOTEKAR BERSAHAJA warga bisa mengurus KTP-el dalam waktu satu hari jadi. Dengan aplikasi berbasis android ini, seluruh proses mulai dari upload persyaratan hingga pencetakan dokumen kependudukan bisa dilakukan di rumah. Peralihan layanan dari tatap muka ke digital telah membantu Pemerintah Kota Bekasi secara sistematik untuk memberantas calo dan pungli dalam pelayanan administrasi kependudukan di Kota Bekasi.
Sisi kebaruan atau nilai tambah dari inovasi ini dalam konteks wilayah:


Berbasis android bukan berbasis web base dapat digunakan pada smartphone


Adanya petugas Pemantau dan Monitoring (PAMOR) pada 1018 RW se-Kota Bekasi yang menjadi Admin Aplikasi e-Open, bertugas membantu masyarakat yang tidak memiliki HP sesuai persyaratan pengoperasian Aplikasi e-OPen



Rancang Bangun Inovasi

MOTEKAR BERSAHAJA merupakan hasil pengembangan fitur dari aplikasi online e-Open, penambahan fitur ini berguna untuk mengurus KTP-el dalam satu hari. Aplikasi ini dapat di download di play store.
                    
        

Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya

  • Publikasi
  • Provinsi
  • SDG's
  • 13 Sep 2024
  • JAWA BARAT
  • Berkurangnya Kesenjangan

0

0

  • Dilihat
  • Minat
  • Kesepakatan
  • Replikasi
  • 401
  • 0
  • 0
  • 0

Wilayah Instansi & Inovasi

Pemerintah Kota Bekasi

JAWA BARAT

DISDUKCAPIL Kota Bekasi

Hak Cipta(C)2022 - 2026 Etalase Pelayanan Publik dari Seluruh Daerah di Indonesia | Privacy Policy