Akur Mantu (Aku Kenal Huruf dengan Bermain Kartu)

pendidikan
Super Admin
SDG's - Pendidikan Berkualitas
Oecd -
RB Tematik -
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -

Kurasi Ringkasan

                      Adanya Inovasi AKUR MANTU (Aku Kenal Huruf dengan Bermain Kartu) tercetus berdasarkan Regulasi Peraturan Bupati Pamekasan Nomor 15 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Inovasi Daerah.
SD Negeri Bugih 5 Pamekasan yang terletak di Jalan Pamong Praja No. 03 Kecamatan Pamekasan Kabupaten Pamekasan memunculkan inovasi AKUR MANTU (Aku Kenal Huruf dengan Bermain Kartu) berawal dari permasalahan yang muncul di tahun pelajaran baru 2019/2020 di mana pada saat itu Indonesia ada di masa Pandemi covid-19 yaitu dari jumlah peserta didik baru sebanyak 15 anak ternyata hanya 5 peserta didik yang mengenal huruf dan sisanya yaitu sebanyak 10 peserta didik tidak mengenal huruf terutama huruf terutama huruf konsonan. Berdasarkan hasil pengamatan selama kurang lebih 1 (satu) bulan dan pengalaman guru kelas 1 (satu) yaitu bu Endang Fitriyanti, S.Pd. SD. selama bertugas di SD Negeri Bugih 5 Pamekasan, jika peserta didik belum mengenal huruf maka mereka secara otomatis tidak akan bisa membaca. Jika peserta didik tidak bisa membaca maka pembelajaran tidak akan berjalan efektif dan efisiean serta tidak mencapai target yang sudah diprogramkan atau direncanakan. Selain itu guru kelas 1 (satu) juga menemukan beberapa penyebab lainnya, seperti : 
a. Kurangnya pertemuan tatap muka (PTM) atau luring antara guru dan peserta didik akibat adanya pandemi covid-19
b. Kurangnya semangat dan motivasi siswa dalam belajar terutama dalam hal materi mengenal huruf baik dari guru ataupun orang tua, karena pembelajaran dilaksanakan secara daring (online)
c. Kurangnya peran serta orang tua dalam membersamai putra putrinya ketika Belajar Dari Rumah (BDR), terutama dalam kesabaran dan ketelatenan dalam mengajari peserta didik agar bisa membaca.
Permasalahan di atas lah yang melatar belakangi munculnya Inovasi AKUR MANTU (Aku Kenal Huruf dengan Bermain Kartu) yaitu salah satu metode pembelajaran yang mengajak peserta didik untuk belajar dengan senang, aman, nyaman, dan berhasil. Karena di usia anak kelas 1 (Satu) masih dominan bermainnya daripada belajarnya, maka dari itulah guru menganut asas Quantum yaitu Bawalah Dunia Mereka Ke Dunia Kita dan Antarkan Dunia Kita ke Dunia Mereka. Artinya ketika guru mau mengajari anak-anak kelas 1 untuk bisa mengenal huruf maka guru harus mengantarkan materi tersebut dengan cara memasuki dunia mereka (dunia anak) yaitu bermain dalam bentuk bermain kartu huruf yang disediakan oleh guru. Langkah selanjutnya guru melakukan pembelajaran luring dengan cara menghadirkan peserta didik secara bergantian (1 kelompok terdiri dari 5 peserta didik) ke sekolah untuk bisa melaksanakan program yang telah direncanakan.
                    
        

Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya

  • Publikasi
  • Provinsi
  • SDG's
  • 18 Oct 2024
  • JAWA TIMUR
  • Pendidikan Berkualitas

0

0

  • Dilihat
  • Minat
  • Kesepakatan
  • Replikasi
  • 80
  • 0
  • 0
  • 0

Wilayah Instansi & Inovasi

Pemerintah Kabupaten pamekasan

JAWA TIMUR

Dinas Pendidikan

Hak Cipta(C)2022 - 2026 Etalase Pelayanan Publik dari Seluruh Daerah di Indonesia | Privacy Policy