Sepeda Listrik dan All Terrain Vehicle (ATV) Listrik Angkut Sampah
Berjalan
pendidikan
SMKN 1 Lingsar
SDG's - Pendidikan Berkualitas, Industri Inovasi dan Infrastruktur
Oecd -
RB Tematik -
RB Tematik - Prioritas Presiden
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
Semenjak terjadinya revolusi perancis di tahun 1789, industrialisasi dilakukan secara besar-besaran disegala bidang. Hal ini memicu dilakukan nya ekploitasi bahan bakar yang bersumber dari dalam bumi secara besar-besaran dan massif hingga saat ini. Sebagai dampak dari itu semua berbagai masalah kerusakan alam dan dan polusi serta pemanasan global memicu meningkatnya suhu bumi sehingga tidak lagi nyaman untuk ditinggali.
Dalam akhir dekade ini telah muncul kesadaran dari banyak kalangan akan pentingnya usaha bersama-sama untuk menyelamatkan bumi. Berbagai alternative dicari untuk mengurangi dampak daripada penggunaan sumber energy yang tidak ramah lingkungan. Pencarian sumber-sumber energy alternative terus dilakukan.
Dibidang transportasi para ahli telah mengembangkan kendaraan angkut yang menggunakan energy listrik. Kelebihannya antara lain tidak menimbulkan polusi udara, mengurangi polusi suara serta yang paling penting menggunakan energy dari sumber yang dapat diperbaharui. Namun demikian memasang memiliki kekurangan yang mana untuk ukuran saat ini masih terhitung mahal, terutama disebabkan masih belum ditemukannya system penyimpanan energy yang handal namun denagn harga yang terjangkau.
Bahwa untuk mendukung terbangunnya sistem Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang ramah lingkungan serta untuk mendorong penguasaan teknologi industri dan rancang bangun sepeda listrik dan menjadikan Nusa Tenggara Barat sebagai basis produksi sepeda listrik perlu dilakukan percepatan pembangunan sepeda listrik berbasis baterai
SMKN 1 Lingsar menerima kunjungan bapak Gubernur Provinsi NTB, Bpk Zulkiflimansyah ke beijing, dalam kunjungan tersebut beliau melihat di negeri china sudah banyak sekali kendaraan listrik yang digunakan untuk transportasi publik. Selanjutnya para Staff Guru melakukan meeting dengan para inovator di SMKN 1 lingsar kemudian meminta waktu 1 bulan kepada bpk gubernur untuk mewujudkan ide tersebut. kerja keras kami lakukan melakukan pembuatan prototipe dalam waktu singkat dan melakukan perbaikan pas genap 1 bulan 1 unit ATV listrik angkut sampah kami bawa ke pendopo dan di jajal langsung oleh Bpk Gubernur dan juga jajaran permprov yang lain. Apresiasi yang besar diberikan oleh bpk. gubernur bahkan beliau waktu itu berniat untuk melakukan sarana angkutan sampah ramah lingkungan disetiap desa dengan menggunakan kendaraan listrik sampah buatan smkn 1 lingsar.
Berangkat dari itu semua, SMKN 1 Lingsar yang selama ini getol dengan inovasinya dibidang alat transportasi mencoba membuat sebuah rancang bangun prototype kendaraan angku dengan dimensi yang kecil namun memiliki kehandalan yang tinggi. Adapun peruntukan kendaraan ini adalah sebagai kendaraan pengangkut sampah didesa-desa. Dengan kondisi itu maka kendaraan tersebut haruslah mampu untuk menjangkau gang-gang kecil yang untuk mengambil sampah rumah tangga yang tersebar.
Pengembangan Kendaraan transportasi telah lama dikembangkan oleh smkn 1 lingsar, namun sebagian besar masih berbasis pada sumber energy BBM. Dari sekian banyak inovasi kendaraan hanya ada 2 jenis yang menggunakan sumber energy listrik untuk menggerakkan kendaraan, yang pertama yaitu sepeda listrik dengan tenaga dynamo BLDC 0,5 kw dan ATV listri dengan sumber energy listrik charging matahari dengan dynamo penggerak BLDC 2 kw.
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 01 Oct 2024
- NUSA TENGGARA BARAT
- Pendidikan Berkualitas, Industri Inovasi dan Infrastruktur
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Provinsi Nusa tenggara barat
NUSA TENGGARA BARAT
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan