JUMANGIN (MAJU BERSAMA TANGGULANGI STUNTING)
Berjalan
kesehatan
UPTD Puskesmas Pracimantoro I
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
RB Tematik - Prioritas Presiden
Penghargaan -
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
Dasar Hukum
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2017 tentang inovasi daerah, mendorong setiap daerah melakukan inventarisasi inovasi dan sebagai database inovasi daerah yang dimiliki oleh masing masing daerah. Berdasarkan PP tersebut bertujuan untuk peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan peran serta masyarakat, dan peningkatan daya saing daerah. Kemudian didukung oleh Peraturan Bupati wonogiri nomor 138 tahun 2021 tentang inovasi daerah tahun 2021, untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, maka diperlukan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Inovasi daerah dapat berbentuk tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, dan inovasi daerah lainnya sesuai urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.
Latar Belakang
Stunting adalah suatu kondisi dimana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan teman seumurannya yang disebabkan oleh kekurangan gizi secara kronis. Seseorang dikatakan stunting jika TB/U -2 SD atau dalam kategori pendek dan sangat pendek. Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2018, angka stunting di Indonesia adalah 30,8%. Angka ini masih berada di bawah rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu kurang dari 20%. Sedangkan prevalensi stunting di jawa tengah juga masih cukup tinggi, yaitu 28%. Sedangkan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pracimantoro I, Prevalensi stunting pada tahun 2019 yaitu 3,3%. Selain itu Stunting saat ini merupakan salah satu dari lima Program Prioritas Nasional yang menjadi isu global yang harus mendapat prioritas dalam upaya pencegahan dan penanganannya. Permasalahan yang sering ditemui dalam penanggulangan stunting antara lain pengetahuan masyarakat yang masih rendah tentang stunting, rumitnya penggunaan tabel antropometri sehingga kader belum bisa mengidentifikasi balita stunting.
Penjaringan Ide
Mengingat dalam mengatasi masalah stunting di wilayah Kecamatan Pracimantoro I, Puskesmas Kecamatan Pracimantoro menyiapkan beberapa model/pendekatan yang mampu mengatasi masalah tersebut, beberapa diantaranya adalah dengan menggunakan metode jemput bola, memanfaatkan media digital, dan lain-lain.
Pemilihan Ide
Berdasarkan permasalahan ini, UPTD Puskesmas Pracimantoro I mencoba untuk menggunakan ide kreatif atau gagasan baru untuk mencegah dan mengatasi masalah stunting yaitu dengan menciptakan inovasi baru yang dinamakan JUMANGIN. JUMANGIN adalah kependekan dari Maju Bersama Tanggulangi Stunting. Kegiatan ini melibatkan lintas sektoral, baik itu dari pihak kecamatan, desa maupun masyarakat untuk bersama-sama menanggulangi dan mengatasi stunting. Dengan inovasi ini diharapkan dapat menggerakkan seluruh elemen masyarakat dalam program pencegahan dan penanggulangan stunting di masyarakat khususnya di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pracimantoro I.
Kegiatan inovasi ini meliputi pembuatan video terkait stunting yg diupload di youtube, selain itu juga membuat kartu dan aplikasi yang mudah dipahami kader sehingga kader bisa dengan mudah menentukan status balita apakah termasuk stunting atau tidak. Setelah menemukan balita stunting, kader bisa langsung memberikan konsultasi sederhana kepada ibu balita dan melaporkannya ke puskesmas untuk dilakukan intervensi tindak lanjut.
Manfaat Inovasi (Terdapat kondisi sebelum dan sesudah)
Manfaat dari inovasi Jumangin adalah masyarakat umum bisa mengetahui apa itu stunting dan bagaimana pencegahannya dengan menonton film pendek yang ada di youtube; kader bisa mengidentifikasi balita stunting dengan mudah dengan kartu stunting maupun aplikasi stunting; dan kader dapat langsung memberikan konsultasi kepada pengasuh serta melaporkan ke puskesmas.
Dampak Inovasi (sisi keunggulan dan kebaharuan/spesifikasi produk)
Dampak dari inovasi Jumangin adalah seluruh elemen yang ada di masyarakat dapat bergerak secara bersama-sama berperan serta aktif berupaya dalam pencegahan dan penanggulangan stunting. Selain itu, balita stunting dapat dengan mudah teridentifikasi melalui Kartu Jumangin atau aplikasi jumangin dan dapat langsung memberikan intervensi seperti konsultasi secara umum kepada pengasuh balita serta melaporkannya kepada puskesmas untuk ditindaklanjuti.
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 10 Sep 2024
- JAWA TENGAH
- Kehidupan Sehat dan Sejahtera
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Kabupaten Wonogiri
JAWA TENGAH
Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri