SMARTLENS UNTUK PEMBELAJARAN IPA (SMARTLENSA)

Berjalan
pendidikan
Imam Subayil, S.Pd., M.Pd
SDG's - Pendidikan Berkualitas
Oecd -
RB Tematik -
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -

Kurasi Ringkasan

                      Pembelajaran IPA di SD selama ini belum terselenggara secara optimal. Guru selama ini masih bersumber secara mutlak pada buku guru dan buku siswa. Apalagi dalam buku diminta siswa memberikan pengetahuannya. Akan tetapi, buku tersebut tidak memberikan gambaran/ deskripsi. Gambar dalam buku tersebut hanya memberikan informasi tentang beberapa serangga yang masuk dalam materi, tidak mencakup jumlah yang lebih banyak. Selain itu, gambarnya masih belum jelas dari segi hasil cetakan dan perwujudan bentuk aslinya dari serangga belum tampak. Hal inilah yang mendorong penulis menghasilkan inovasi Smartlensa (Smartlens untuk Pembelajaran IPA).
Dalam pembelajaran, inovasi ini memanfaatkan Smartlens. Smartlens merupakan suatu lensa bongkaran dari kamera digital (mirrorless, DSLR, prosumer, tamron, atau lainnya) yang sudah tidak dipakai lagi (rusak). Lensanya diambil dan dirakit dengan memberikan holder/ pegangan sehingga dapat dipasangkan dengan HP berkamera. Penggunaan Smartlens melalui kamera HP yang terlihat melalui lupang holder yang terhubung pada lensa/ smartlens tersebut. Smartlens digunakan untuk dapat melihat objek kecil yang sulit terlihat dengan mata telanjang sehingga terlihat jelas dan detail. Contohnya pada objek serangga, tumbuhan, dan anggota tubuh manusia seperti mata. Dalam aplikasinya pada contoh pembelajaran materi serangga, siswa menonton video tentang serangga serta mengungkap isi video,. Kemudian, siswa diperkenalkan tentang lensa makro Smartlens sebelum menggunakannya. Selanjutnya, mereka diajak untuk mengambil foto serangga menggunakan lensa makro (Smartlens). Siswa melihat detail serangga tersebut secara jelas. Kemudian, mendapatkan datanya serta mengisi pada LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik). Sebab, pengisian LKPD berkaitan dengan anggota tubuh dari serangga, seperti jumlah kaki, tipe mulut, mata, warna, aktivitas hidup, dan lainnya. Sedangkan dengan Smartlens dapat terlihat jelas. Kegiatan terakhir, siswa mempresentasikan hasil kerjanya secara berkelompok.
Dengan pengalaman belajar ini, sebelumnnya siswa cepat bosan dengan belajar dan sulit mendapatkan sumber yang tepat, kini bisa jauh lebih semangat karena tampak serangga hasil fotonya yang memuaskan. Hasil foto tersebut yang dapat mengkonkretkan materi yang diterima siswa. Mereka bisa melihat ciri fisik serangga seperti jumlah kaki, jumlah sayap, cara bergerak, dan lainnya secara jelas dan nyata. Tidak seperti saat menggunakan sumber buku paket, mereka tidak melihat secara langsung serangganya. Ada yang dari bukunya kurang jelas gambar. Ada juga dikarenakan gambar adalah bidang dua dimensi sehingga sulit untuk memastikan ciri fisik dari setiap sisi serangga. Jadi di sinilah peran penting dari Smartlens, yaitu dapat melihat secara langsung penampakan seluruh sisi serangga sehingga siswa lebih mudah dalam mendata ciri fisik serangga. Dengan proses pembelajaran yang lancar ini, hasil belajar siswa menjadi meningkat.
                    
        

Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya

  • Publikasi
  • Provinsi
  • SDG's
  • 19 Sep 2024
  • NUSA TENGGARA BARAT
  • Pendidikan Berkualitas

0

0

  • Dilihat
  • Minat
  • Kesepakatan
  • Replikasi
  • 42
  • 0
  • 0
  • 0

Wilayah Instansi & Inovasi

Pemerintah Kota mataram

NUSA TENGGARA BARAT

Dinas Pendidikan

Hak Cipta(C)2022 - 2026 Etalase Pelayanan Publik dari Seluruh Daerah di Indonesia | Privacy Policy