PUSPAKINI

Berjalan
kesehatan
Inna Rohimah Rahmi, Amd.Keb
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
Penghargaan - Penghargaan Innovation Goverment Award
Kompetisi -

Kurasi Ringkasan

                      A. Dasar Hukum
1. Undang-undang Nomor 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia 
2. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

B. Permasalahan
Latar belakang dari inovasi ini adalah Capaian dari program posbindu lansia yang masih rendah yaitu 68,68 % yang mendapatkan layanan kesehatan program posbindu Puskesmas Ciampea. 

Sebagian besar lansia mengeluh sulitnya akses ke Puskesmas Ciampea karena sulit untuk mendapatkan kendaraan yang aman bagi Lansia, dan Lansia takut jika menggunakan motor karena alasan keseimbangan dan resiko jatuh terutama kampung Lebak Gunung yang lokasinya jauh dari Puskesmas Ciampea dan kondisi jalan yang berbatu-batu

Berdasarkan hal tersebut maka Puskesmas Ciampea menggagas Ide Inovasi PUSPAKINI yaitu akronim dari Pusling Pecinta Aki Nini, dimana kegiatan Pusling dilaksanakan secara berdampingan dengan kegiatan Posbindu Lansia.

C. Isu Strategis
Lansia merupakankelompok umur yangs angat rentan baik dari aspek Kesehatan maupun kesejahteraan. Semakin meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia maka semakin besar pula kelompok usia lansian.

Penangangan terhadap kesehatan dan kesejahteraan Lansia merupakan tugas negara dan tugas masyarakat secara bersama-sama. Agar pelaksanaan tugas ini terus berkembang dan inovatif maka dibuthkan pelaksanaan dan pengelilaan program yang inovatif dan berkelanjutan.

D. Metode Perbaharuan
Untuk mememberikan kemudahan dan kenyamanan pada lansia berikut adalah beberapa alternatif ide yang terjaring : 
1.  PUSPAKINI (Puskesmas keliling, Pecinta Aki Nini), 
2.  Jejaring PTM (Penyakit Tidak Menular), 
3. P enyuluhan terkait penyakit pada Lansia

E. Keunggulan dan Kebaharuan
Inovasi yang terpilih untuk menigkatkan kesejahteraan lansia di Puskemas Ciampea adalah PUSPAKINI. Inovasi PUSPAKINI terpilih karena efektif dan efisien dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan pada lansia dalam layanan kesehatan berupa layanan pengobatan serta kesehatan para lansia dapat dipantau secara berkesinambungan. 

Salah satu alasan para lansia tidak berobat dikarenakan jarak Puskesmas yang cukup jauh dari tempat tinggal. Dengan adanya inovasi PUSPAKINI, banyak lansia yang datang untuk mengobati keluhan atau sekedar kontrol kesehatanya.

F. Tahapan Inovasi
1. Membuat jadwal pelaksanaan kegiatan setiap bulannya, dimana pusling dilaksanakan berdampingan dengan Posbindu Lansia
2. Menyiapkan perlengkapann pelaksanaan kegiatan seperti formulir skrinning lansia, alat Kesehatan, BMHP dan obat-obatan
3. 1 tim Pusling terdiri dari 1 orang dokter, 1 orang paramedis dan 2 orang non medis plus PJ program posbindu
4. Sehari sebelum pelaksanaan dilakukan koordinasi dengan kader untuk memberitahukan kepada warga lokasi dan waktu pelaksanaan kegiatan
5. Saat jadwal pelaksanaan kegiatan diumumkan melalui pengeras suara oleh kader
6. Petugas memberikan layanan Kesehatan kepada Lansia berupa edukasi Kesehatan, pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat sesuai dengan keluhan Lansia
                    
        

Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya

  • Publikasi
  • Provinsi
  • SDG's
  • 20 Sep 2024
  • JAWA BARAT
  • Kehidupan Sehat dan Sejahtera

0

0

  • Dilihat
  • Minat
  • Kesepakatan
  • Replikasi
  • 1240
  • 0
  • 0
  • 0

Wilayah Instansi & Inovasi

Pemerintah Kabupaten Bogor

JAWA BARAT

PUSKESMAS CIAMPEA

Hak Cipta(C)2022 - 2026 Etalase Pelayanan Publik dari Seluruh Daerah di Indonesia | Privacy Policy