LALAB SEGER CEKOMIL

Berjalan
kesehatan
Dr. Luh Putu Nursantini Asih
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -

Kurasi Ringkasan

                      Dasar Hukum

1. Peraturan Menteri Kesehatan No 37 tahun 2012 tentang penyelenggaraan laboratorium Pusat Kesehatan Masyarakat.
2. Peraturan Menteri Kesehatan No 43 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Laboratorium Klinik yang baik.
3. Peraturan Menteri Kesehatan No 52 tahun 2017.

Permasalahan

Masih terdapatnya banyak ibu hamil dengan komplikasi berdasarkan indicator PKP pada tahun 2018 dan belum semua ibu hamil melakukanpemeriksaan lebih lanjut ke laboratorium. Ibu bersalin dengan komplikasi dapat dicegah salah satunya dengan melakukan pemeriksaan laboratorium Triple Eliminasi meliputi HIV, Sifilis dan Hepatitis B Ketika dalam masa kehamilan.

Isu Strategis

Seperti kita ketahui bahwa angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator dalam tujuan pembangunan kesehatan Indonesia. secara tren AKI di Indonesia saat ini telah berhasil diturunkan dari tren 390 per 100.000 (SDKI tahun 1990) kelahiran hidup menjadi 359 per 100.000 kelahiran hidup, namun demikian jika dibandingkan dengan target MDGs pada tahun 2015 sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup masih cukup jauh. Sementara itu AKB berdasarkan SDKI tahun 2012 adalah 32 per 1000 kelahiran hidup juga masih jauh dari target MDGs yaitu 23 per 1000 kelahiran hidup.

Metode Pembaharuan  Keunggulan

1. Metode Pembaharuan
Lalab Seger Cekomil merupakan Inovasi yang bertujuan untuk mendeteksi dini ibu hamil untuk mencegah terjadinya komplikasi. 
Maka puskesmas sukaraja berinovasi membuat inovasi lalab seger cekomil agar ibu hamil yang terdeteksi serta beresiko dapat diberikan penanganan pencegahan kemungkinan terjadinya komplikasi ataupun neonatus. 
2. Keunggulan
a. Meningkatkan kemandirian masyarakat dan sasaran upaya dalam bidang kesehatan terutama kesehatan Ibu dan Anak.
b. Meningkatkan cakupan deteksi resiko dan komplikasi kebidanan.

Tahapan Proses Inovasi

1. Penyuluhan triple eliminasi dikelas ibu
2. Registrasi dan pengisian formulir
3. Pengambilan darah pada vena fossa cubiti
4. Sample darah dimasukan dalam vaksin carier
5. Sample darah di serahkan ke lab puskesmas
6. Pemeriksaan sample darah oleh petugas lab
7. Hasil pemeriksaan diserahkan ke pembina desa
                    
        

Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya

  • Publikasi
  • Provinsi
  • SDG's
  • 26 Sep 2024
  • JAWA BARAT
  • Kehidupan Sehat dan Sejahtera

0

0

  • Dilihat
  • Minat
  • Kesepakatan
  • Replikasi
  • 1331
  • 0
  • 0
  • 0

Wilayah Instansi & Inovasi

Pemerintah Kabupaten Bogor

JAWA BARAT

Pemerintah Kabupaten Bogor

Hak Cipta(C)2022 - 2026 Etalase Pelayanan Publik dari Seluruh Daerah di Indonesia | Privacy Policy