GEMAR BERTASBIH
Berjalan
kesehatan
Erwan Hidayat
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
A. Dasar Hukum
1. SK Kepala Puskesmas Citapen Nomor : 440/Sk- / Pkm Ctp/ /2019 tentang Tim Progam Inovasi Sekapur Puskesmas Citapen
2. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 585/MENKES/SK/V/2007 tentang Pedoman Pelaksana Promosi Kesehatan di Puskesmas
B. Permasalahan
Secara global, insiden TB per 100.000 penduduk turun sekitar 2% per tahun.Regional yang paling cepat mengalami penurunan di tahun 2013- 2017 adalah regional WHO Eropa (5% per tahun) dan regional WHO Afrika (4% per tahun). Ditahun tersebut, penurunan yang cukup signifikan (4-8% per tahun) terjadi di Afrika Selatan misalnya Eswatini, Lesotho, Namibia, Afrika Selatan, Zambia, Zimbabwe), dan perluasan pencegahan dan perawatan TB dan HIV, dan di Rusia (5% per tahun) melalui upaya intensif untuk mengurangi beban TB.
C. Isu Strategis
Untuk kasus HIV, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, jumlah kasus human immunodeficiency virus (HIV) terus meningkat sejak 2010-2019. Angkanya pun mencapai 50.282 kasus pada 2019, naik 7,78% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara, jumlah kasus acquired immune deficiency syndrome (AIDS) cenderung fluktuatif mengarah ke penurunan. Bahkan, Kemenkes mencatat kasus AIDS berkurang 30,95% menjadi 7.036 kasus pada 2019. Jumlah tersebut menjadi yang terendah sejak 2010.
Berdasarkan provinsi, HIV paling banyak terjadi Jawa Timur, yakni 8.935 kasus. Sedangkan, AIDS paling banyak terjadi di Jawa Tengah, yakni 1.613 kasus. Tingginya kasus HIV di Indonesia salah satunya disebabkan oleh perilaku seks bebas. Selain itu, hal tersebut karena masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang perilaku seksual berisiko, pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan, serta penyakit menular seksual.
D. Metode Pembaharuan ( Novelty )
Penjaringan suspek TB-HIV dilaksanakan kepada Suspek TB dan HIV yang ada di wilayah kerja Puskesmas Citapen. Penjaringan ini dimaksudkan untuk memaksimalkan penemuan penderita TB-HIV, agar sesegera mungkin ditangani dengan pemberian obat berstandar sesuai dengan rekomendasi dan pengawasan Dokter.
E. Keunggulan
INOVASI GEMAR BERTASBIH (Gerakan Masyarakat Berantas TB dan HIV), memiliki keuanggulan dalam membantu menurunkan kasus TB dan HIV serta membantu pelacakan kasus HIV di wilayah kerja Puskesmas Citapen.
E. Tahapan Proses GEMAR BERTASBIH
Tahapan inovasi GEMAR BERTASBIH terdiri dari beberapa tahap, yaitu sebagai berikut:
1. Petugas kesehatan dan kader melacak kasus TB dan HIV di wilayah kerja Puskesmas Citapen berdasarkan kontak erat dengan pasien yang sudah terinfeksi ( 1hari)
2. Petugas TB di Puskesmas melakukan pengobatan TB dan HIV kepada pasien di ruang GEMAR BERTASBIH (6 bulan)
3. Kader membantu dalam sosialisasi pentingnya meminum obat TB secara teratur (10 menit).
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 26 Sep 2024
- JAWA BARAT
- Kehidupan Sehat dan Sejahtera
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Kabupaten Bogor
JAWA BARAT
PUSKESMAS CITAPEN