KUPAS KETAPI (KartU PemAntauan Status KEsehaTan Anak Untuk Peningkatan gizI)

Berjalan dengan pengembangan
kesehatan, gizi buruk, anak, posyandu, stunting
Rizka Maulida Agustini
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -

Kurasi Ringkasan

                      Malnutrisi masih melatarbelakangi penyakit dan kematian anak, meskipun sering luput dari perhatian. Kesehatan gizi tergantung dari tingkat konsumsi kualitas hidangan yang mengandung semua kebutuhan tubuh dan behavior masyarakatnya sendiri. Akibat dari kesehatan gizi tidak baik, maka timbul penyakit gizi, umumnya pada anak balita diderita penyakit gizi buruk.
Kondisi gizi buruk pada balita tidak terjadi secara instan atau singkat. Artinya balita yang masuk ke dalam kategori gizi buruk sudah mengalami kekurangan berbagai zat besi dalam jangka waktu yang sangat lama.
Berdasarkan data Posyandu, indikator partisipasi masyarakat (D/S) terutama di Desa Kasiau Raya rata-rata tahun 2018 adalah (80%), 2019 adalah (80%), 2020 adalah (70 %), sedangkan target minimal pasrtisipasi masyarakat datang posyandu yaitu 85%. Penurunan ini terjadi salah satunya karena dampak covid-19 yang mewabah, jarak desa yang kebetulan paling jauh di wilayah kerja puskesmas Murung Pudak, kurangnya edukasi masyarakat dalam pentingnya pemantauan tumbuh kembang dan status gizi pada anak, dan hal lainnya.
Dari permasalahan tersebut besar kemungkinan pemantauan status gizi anak akan terlewati dan kemungkinan besar gizi kurang dan gizi buruk dapat terjadi pada anak yang tidak datang tersebut . Selain itu, meski orang tua telah membawa anak ke Posyandu, masih ada kemungkinan orang tua tidak memahami hasil pemeriksaan status gizi anaknya, karena agak sulit bagi mereka untuk menginterpretasikan hasil pengukuran (membaca grafik KMS) serta penjelasan dari tenaga kesehatan mungkin saja terlupa oleh orang tua. 
Tenaga kesehatan membuat inovasi di Posyandu Desa Kasiau Raya yaitu berupa inovasi KUPAS KETAPI (KartU PemAntauan Status KEsehaTan Anak Untuk Peningkatan gizI) di mana kartu ini menggabungkan beberapa unsur di dalamnya seperti peningkatan kapasitas kader posyandu, peningkatan pelayanan kesehatan di posyandu yang mana pelayanan bersifat menyeluruh hingga tidak ada lagi desa yang luput dari pelayanan, dilakukannya sweeping bagi balita yang tidak hadir ke posyandu, dan dapat mendorong para orang tua untuk lebih memperhatikan pentingnya pemantauan tumbuh kembang balita agar status gizi dan kesehatan anak dapat terjaga dengan baik, kartu KUPAS KETAPI tidak hanya merekap hasil pengukuran anak di posyandu tapi juga berisi hal yang cukup informatif.

Kartu KUPAS KETAPI selain memuat data dasar psien, Pada kolom selanjutnya terdapat hasil pemantauan dan informasi berupa tabel BB dan TB anak normal pada umumnya sehingga orang tua bisa dengan mudah membandingkan hasil pemeriksaan anaknya dengan tabel tersebut. Selain hasil pemeriksaan, kartu KUPAS KETAPI juga dilengkapi dengan informasi tentang stunting, isi piringku dan piramida gizi seimbang yang dapat menggambarkan cara memenuhi kebutuhan gizi anak dan pola hidup sehat bagi keluarga . Dengan adanya KUPAS KETAPI ini, orangtua balita dapat memahami hasil perkembangan pemantaun kesehatan dan status gizi anaknya dengan lebih mudah.
                    
        

Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya

  • Publikasi
  • Provinsi
  • SDG's
  • 20 Sep 2024
  • KALIMANTAN SELATAN
  • Kehidupan Sehat dan Sejahtera

0

0

  • Dilihat
  • Minat
  • Kesepakatan
  • Replikasi
  • 165
  • 0
  • 0
  • 4

Wilayah Instansi & Inovasi

Pemerintah Kabupaten tabalong

KALIMANTAN SELATAN

Puskesmas Murung Pudak

Hak Cipta(C)2022 - 2026 Etalase Pelayanan Publik dari Seluruh Daerah di Indonesia | Privacy Policy