DONGKRAK (Dongeng Radio Kreatif)

Berjalan dengan pengembangan
perpustakaan, cerita rakyat
FITRIA DIANE PRATIWI SYUKRI
SDG's - Pendidikan Berkualitas
Oecd -
RB Tematik -
Penghargaan - Penghargaan Innovation Goverment Award
Kompetisi -

Kurasi Ringkasan

                      Media massa mempunyai peranan yang sangat penting dalam pembentukan perilaku anak, baik itu media cetak maupun elektronik. Namun isi dari media massa lebih mementingkan pada aspek komersil daripada fungsional sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, serta kontrol dan perekat sosial seperti Undang-Undang No 32 tahun 2002. Akibatnya masyarakat menelan mentah-mentah apa yang disajikan oleh media. Media massa seharusnya menanamkan nilai-nilai keagamaan pada anak, mengingat dunia anak masih dalam fase pengenalan. Oleh karena itu diperlukan penanaman nilai-nilai dan norma-norma agama yang kuat agar tidak mudah terpengaruh dan mempunyai filter. Supaya penanaman nilai dan norma tersebut kuat, maka harus dilakukan sejak usia dini (Fauziddin, 2016:8-17).
Masalah perilaku menjadi problematika dimasa anak-anak karena mereka mengalami perubahan fase dan mulai ragu terhadap kaidah-kaidah dan ketentuan agama. Keraguan dan kebimbangan itu mungkin berakhir apabila mereka dapat tunduk atau menentang ketentuan-ketentuan tersebut. Kebimbangan pikiran anak itu merefleksi terhadap tingkah laku, sehingga mereka tampak berbeda. Ketegangan emosi, peristiwa yang menyedihkan dan keadaan yang tak menyenangkan berpengaruh besar pada sikap anak dalam masalah keagamaan. Oleh karena itu, dapat diartikan bahwa penentuan perilaku atau kepribadian anak tidak cukup hanya dengan faktor rasio saja, akan tetapi dipengaruhi pula oleh faktor-faktor lain, termasuk emosi dan perasaannya (Arifin, 2008: 244) Perilaku anak dipengaruhi banyak faktor salah satunya adalah pengalaman dikehidupan sehari-hari. Anak memasuki fase pemahaman terhadap apa yang sering ia dengarkan, sehingga dibutuhkan cara yang mudah dicerna oleh anak. Dengan mendengarkan dongeng anak akan mendapatkan sebuah cerita yang nantinya akan dicerna lalu berusaha dipahami dan akhirnya jika itu baik, maka akan diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Dongeng dapat dimanfaatkan sebagai upaya untuk mengasah emosi, menumbuhkan imajinasi, serta meningkatkan daya kritis anak. Masa keemasan (golden ages) merupakan periode kritis, dimana anak akan sangat peka terhadap berbagai rangsangan dan pengaruh dari luar sehingga dapat mempengaruhi perkembangan pada periode berikutnya sampai anak menjadi dewasa. Periode ini adalah tahun-tahun berharga bagi seorang anak untuk mengenali berbagai macam fakta di lingkungannya sebagai stimulans terhadap perkembangan kepribadian, psikomotor, kognitif maupun sosialnya (Ariesta,2006: 65). Maka dalam usia ini sangatlah rentan bagi mereka untuk menirukan apa yang mereka dengar maupun lihat, tanpa bisa membedakan antara fakta dan fiktif karena mereka masih belum kenal akan resiko dan dampak atas apa yang mereka lakukan.
Dari ulasan ini, maka jelaslah bahwa cerita atau dongeng dapat digunakan sebagai media yang baik untuk mengajar anak, terutama bagi anak-anak usia dini. Dengan menggunakan cerita atau dongeng setidaknya dapat membuat anak dapat mengembangkan cara berpikirnya baik itu dari segi moral, nilai-nilai agama, perilaku sehari-hari maupun bahasanya. Radio merupakan salah satu media yang bersifat auditif yang artinya hanya mengandalkan kemampuan suara saja. Oleh karena itu pengelola radio diharuskan memiliki kompetensi yang tinggi. Selain itu juga mereka diharuskan menguasai teknologi agar tidak kurang akan informasi. Menurut Hidayah (dalam Habsari, 2017: 21) dongeng adalah salah satu strategi untuk menumbuhkan kembali minat anak untuk mendengarkan melalui suatu program di radio yang dapat mengangkat nilai-nilai kemanusiaan dan agama secara ringan dan mudah dipahami. Hal ini juga digunakan sebagai memperkenalkan media radio pada anak-anak.
Perpustakaan Kota Padang Panjang mempunyai program unggulan yang bernama Dongkrak ( Dongeng Radio Kreatif) yang segmentasinya ditunjukan untuk anak-anak. Inovasi ini merupakan bagian dari inovasi Radio Online yang mana salah satu programnya dikhususkan pada dongeng bagi anak- anak, Program dongeng anak ini sering menghadirkan seorang pendongeng bernama Kak Niki Martoyo serta pendongeng dari Pustakawan Perpustakaan. Program ini menyajikan berbagai dongeng yang berisi muatan dakwah, hiburan dan pesan moral. Selain itu program Dongkrak mengudara setiap hari Rabu setiap jam 10.00- 11.30 WIB. Bagi masyarakat yang ingin mengakses dan mendengarkan dongeng melalui radio bisa membuka link pustakapapa.radio12345.com.
                    
        

Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya

  • Publikasi
  • Provinsi
  • SDG's
  • 01 Oct 2024
  • SUMATERA BARAT
  • Pendidikan Berkualitas

0

0

  • Dilihat
  • Minat
  • Kesepakatan
  • Replikasi
  • 82
  • 0
  • 0
  • 2

Wilayah Instansi & Inovasi

Pemerintah Kota Padang Panjang

SUMATERA BARAT

DPK Kota Padang Panjang

Hak Cipta(C)2022 - 2026 Etalase Pelayanan Publik dari Seluruh Daerah di Indonesia | Privacy Policy