SI ITEUNG (Sistem Informasi identifikasi Telusur Identitas Gelandangan)
Berhenti
sosial, SI ITEUNG
INE MARLIAH Cs
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
Penyelesaian Kemiskinan
,
Peningkatan Investasi
,
Digitalisasi
Penghargaan - IGA 2020
Kompetisi -
Kurasi Ringkasan
RANCANG BANGUN SI ITEUNG
Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial adalah seseorang atau keluarga yang karena suatu hambatan, kesulitan atau gangguan tidak dapat melaksanakan fungsi sosialnya dan karena tidak dapat menjalin hubungan yang serasi dan kreatif dengan lingkungannya sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya (jasmani, rohani dan social) secara memadai dan wajar.
Hambatan, kesulitan dan gangguan tersebut dapat berupa kemiskinan, keterlantaran, ketunaan social maupiun perubahan lingkungan (secara mendadak) yang kurang mendukung atau menguntungkan. Saat ini tercatat ada 26 jenis PMKS , yang salah satunya adalah Gelandangan.
Gelandangan merupakan suatu fenomena yang harus ditanggapi dengan serius. Fenomena ini semakin lama semakin memprihantinkan. Meskipun pemerintah selalu berusaha untuk mengurangi populasi gelandangan melalui operasi penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP maupun Polisi, namun tetap saja jumlah gelandangan seperti tidak pernah berkurang bahkan cenderung bertambah.
Gelandangan adalah seorang yang hidup dalam keadaan yang tidak mempunyai tempat tinggal dan tidak memiliki pekerjaan tetap dan mengembara ditempat umum sehingga hidup tidak sesuai dengan norma kehidupan yang layak dalam masyarakat. Menggunakan pakaian compang camping yang melekat di badan.
Gelandangan di temukan dalam kondisi psikotik maupun non psikotik.Tidak memiliki identitas , sulit berkomunikasi , bagi gelandangan yang psikotik sering sulit pelacakan identitas , meskipun ia telah melakukan perekman e KTP.
Penyebab munculnya gelandangan : karena factor intern yang berasal dari pribadi, cacat fisik, cacat mental, minder, putus asa.Faktor ekstern karena konflik keluarga, sehingga terjadi pengusirsn, pembiaran penelantaran dan tekanan ekonomi, keterbatasan Pendidikan dan ketrampilan, tidak ada pilihan pekerjaan dan diterlantarkan anggota keluarga. Meningkatnya angka ODGJ setiap tahun, akan berdampak pada bertambahnya gelandangan karena adanya pembiaran dari anggota keluarga yang merasa malu memiliki anggota keluarga yang sakit jiwa, dan adanya pembiaran sehingga odgj menggelandang tak tentu arah.
Dinas Sosial Kabupaten Sragen , telah mendirikan Rumah Singgah sebagai tempat sementara menerima hasil penjaringanpenertiban Satpol PP, Polisi atau masayarakat. Salah satu jenis hasil penjaringan adalah gelandangan. Gelandangan merupakan Penerima Manfaat yang sering mengalami kesulitan untuk melakukan penelusuran identitas. Dalam rangka proses penelusuran identitas gelandangan diperlukan suatu alat untuk mendeteksi identitas gelandangan . Tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Sragen melalui Dinas Sosial membuat inovasi berupa PENGADAAN ALAT BIOMETRIK YANG DITEMPATKAN DI DINAS SOSIAL. Inovasi ini merupakan terobosan Pemerintah kabupaten Sragen dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten Sragen, yang didukung oleh Dinas kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sragen, Alat Biometrik ini ditempatkan di Dinas Sosial Kabupaten Sragen, mengingat untuk melakukan penelusuran identitas melalui perekaman e KTP di Dinas Dukcapil, akan menggganggu para pengguna akses perekemanan e KTP bagi masyarakat umum dan alasan kedua mengingat kondisi kejiwaan gelandangan yang tidak dapat dipredikisi maka diperlukan adanya ALAT BIOMETRIK yang ditempatkan di Dinas Sosial untuk mempermudah, mempercepat penelusuran identifikasi identitas gelandangan.
Manfaat Alat Bioemtrik di tempatkan di Dinas Sosial adalah :
1.Memudahkan proses penelusuran identitas
2.Menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban proses perekamana e KTP, baik di Disdukcapil ataupun lokasi yang ditunjuk.
3.Bermanfaat jangka Panjang, karena 5 s.d. 10 tahun kedepan jumlah gelandangan akan semakin bertambah, seiring bertambahnya WNI yang telah melakukan perekaman e KTP dan jumlah permasalahan yang semakin beragam akan memicu jumlah gelandnagan semakin meningkat jika tidak diantisipasi sejak dini.
4.Meningkatnya angka ODGJ setiap tahun, akan berdampak pada bertambahnya gelandangan karena adanya pembiaran dari anggota keluarga yang merasa malu memiliki anggota keluarga yang sakit jiwa, dan adanya pembiaran sehingga odgj menggelandang tak tentu arah.
5.Mempercepat proses penyaluran atau.rujukan (sebagai Langkah Team Gerak cepat dalam menentukan apakah gelandangan dikembalikan ke keluarga atau di rujuk ke Panti Sosial sesuai kriteria.
Tujuan pengadaan Alat Biometri di Dinas Sosial sebagai Langkah dalam rangka mendukung Pemerintah Pusat,Ïndonesia Bebas Gelandangan
Sebagai pendukung keberadaan Alat Biometrik di Dinas Sosial, dalam proses pemulangan Gelandangan adalah
1.Pembentukan Team Gerak Cepat.
2.Pemberian Gelang Identitas. (PM yang telah diserahkan ke keluarga , Reunifikasi keluarga Jika sewaktu-waktu hilang dapat dilacak melaui gelang tersebut)
3.Mobil TRC yang dilengkapi dengan Sirine, pemisahan antara pengirim dan penerima manfaat , dan kunci dari sentral lock di pengemudi sebagai pengaman yang dikhawatirkan mengganggu keamanan di perjalanan.
4.Rumah Singgah dengan dilengkapi pagar keliling tinggi dan kamar isolasi untuk mengamakan penerima manfaat.
Demikian salah satu Inovasi Dinas Sosial Kabupaten Srtagen dalam rangka mensukseskan Pemerintah Pusat yaitu Indonesia Bebas Gelandangan dengan judul Sistem Informasi identifikasi Telusur Identitas Gelandangan yang disingkat SI ITEUNG.
Semoga dapat bermanfaat dan menjadi inspirasiDinas Sosial di seluruh Indonesia, sehingga penanganan Gelandangan di masing -masing Kabupaten Kota dapat terlaksana secara maksimal, tepat, cepat dan humanis karena mengembalikan gelandangan ke keluarganya (Reunifikasi Keluarga). Karena sebaik baik Panti Sosial, tinggal Bersama keluarga adalah Langkah yang terbaik .
Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya
- 09 Sep 2024
- JAWA TENGAH
- Kehidupan Sehat dan Sejahtera
- Dilihat
- Minat
- Kesepakatan
- Replikasi
Wilayah Instansi & Inovasi
Pemerintah Kabupaten Sragen
JAWA TENGAH
Ine Marliah