RUTA CERMAT (Rumah Tangga Cerdas Menggunakan Obat)

Berjalan dengan pengembangan
kesehatan
apt. Fitri Ayu Ningsih. S.Far
SDG's - Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Oecd -
RB Tematik -
Penghargaan - INNOVATIVE GOVERNMENT AWARD 2022
Kompetisi -

Kurasi Ringkasan

                      Salah satu strategi RPJPM 2020-2024 adalah pembudayaan Gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) dengan cara mengubah perilaku masyarakat dari tidak tahu menjadi tahu, dari tahu menjadi sadar dan dari sadar menjadi mau melakukan perilaku benar, seperti perilaku benar dalam penggunaan obat yang tepat dan rasional yang merupakan salah satu langkah dalam upaya pembangunan kesehatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di setiap fasilitas pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu, sehingga tercapai keselamatan pasien (Patient safety). Gerakan ini lebih dikenal dalam Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat), Hal ini juga diperkuat dalam peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.02/Menkes/427/2015 tentang Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat).
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada tahun 2020 dengan sasaran ibu-ibu Rumah Tangga di wilayah kerja Puskesmas Panaan menggunakan kuisioner manual, tidak dapat menggunakan Google form disebabkan akses internet tidak memadai di wilayah Kerja Puskesmas Panaan, maka didapatkan data 35,2% menyimpan obat dalam rumah tangga, 45% terjadi penggunaan obat yang salah, 36% tidak menghabiskan Antibiotik, 30% masyarakat membuang limbah obat dengan sembarangan dan 80 % tidak tahu cara memusnahkan obat. 
 Berangkat dari permasalahan tersebut, kami membuat inovasi RUTA CERMAT (Rumah Tangga Cerdas Menggunakan Obat). Kegiatan dimulai dengan pembentukan kader RUTA CERMAT di setiap Desa. Kader ini sebagai perpanjangan tangan bagi Puskesmas dalam inovasi ini. Kader diajarkan cara perilaku yang benar dalam penggunaan obat yang tepat dan rasional dengan menggunakan buku pedoman RUTA CERMAT, dilanjutkan dengan penyuluhan satu arah pada masyarakat terutama Ibu-ibu Rumah Tangga. Pada tahun 2020 selama masa pandemi Covid-19 penyuluhan dibatasi dengan menggunakan media Leaflet atau dan E-Leaflet yang biasanya dibagikan pada grup WhatsApp RUTA CERMAT. Media WA ini tidak selalu bisa digunakan karena sulitnya akses internet. Media SMS dan telepon juga digunakan sebagai media komunikasi. Pada tahun 2020 peran kader belum sepenuhnya berjalan sempurna karena terkendala Covid-19. Inovasi Ruta Cermat dilanjutkan Kembali pada tahun 2021 di mana penyuluhan dapat dilakukan tetapi dengan pembatasan orang, berjarak, selalu cuci tangan dan menggunakan masker. Media penyuluhan menggunakan ceramah, diskusi, leaflet, E-Leaflet yang dibagikan pada grup RUTA CERMAT sebelum acara penyuluhan agar peserta dapat lebih memahami materi, menggunakan media permainan formulir dan kartu obat, dan media pembantu menggunakan alat peraga seperti obat sirup, tablet, salep, tetes mata, tetes telinga dan lain-lain. Inovasi ini melibatkan banyak pihak seperti kader RUTA CERMAT, Aparat Desa, dan program lain seperti Promosi Kesehatan. Pada tahun 2021 ini sasaran inovasi ini juga merambah ke Murid dan guru-guru di Sekolah.
                    
        

Daftar / Masuk
untuk melihat informasi selengkapnya

  • Publikasi
  • Provinsi
  • SDG's
  • 09 Oct 2024
  • KALIMANTAN SELATAN
  • Kehidupan Sehat dan Sejahtera

0

0

  • Dilihat
  • Minat
  • Kesepakatan
  • Replikasi
  • 391
  • 0
  • 0
  • 4

Wilayah Instansi & Inovasi

Pemerintah Kabupaten tabalong

KALIMANTAN SELATAN

Puskesmas Panaan

Hak Cipta(C)2022 - 2026 Etalase Pelayanan Publik dari Seluruh Daerah di Indonesia | Privacy Policy